Kompas TV internasional kompas dunia

WHO Prediksi Varian Delta Bakal Jadi yang Dominan di Dunia

Sabtu, 19 Juni 2021 | 14:45 WIB
who-prediksi-varian-delta-bakal-jadi-yang-dominan-di-dunia
Ilustrasi Virus Corona (Sumber: Freepik)

JENEWA, KOMPAS.TV - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 varian Delta telah menyebar ke seluruh penjuru di dunia.

Berdasarkan laporan peningkatan kasus varian Delta di berbagai negara, Kepala Bidang Penelitian WHO, Soumya Swaminathan menyebut mutasi virus Corona tersebut sudah masuk ke berbagai negara seperti Inggris, Jerman, dan Rusia.

"Varian Delta (sedang) dalam proses menjadi varian yang dominan di level global, karena mudah menyebar," ujar Swaminathan dalam pernyataan resminya, Jumat (18/6/2021).

Baca Juga: Varian Delta Telah Menyebar ke Lebih dari 80 Negara, WHO Selidiki Varian Delta Plus dan Lambda

Hal senada juga dilontarkan Kepala Program Gawat Darurat WHO, Mike Ryan, yang menilai meningkatnya tren varian Delta sudah masuk pada tingkat mengkhawatirkan.

Meski begitu, Ryan juga melihat hal tersebut sebagai realita bahwa apa yang dihadapi dunia saat ini bukan hanya satu atau dua varian Covid-19, namun lebih.

"Realita yang harus kita hadapi adalah era multi-varian dengan kemampuan penyebaran yang meningkat, dan kita masih meninggalkan sejumlah kelompok penduduk tanpa vaksin Covid-19," jelas Ryan.

Seperti kondisi negara-negara di Benua Afrika, yang membuat Ryan sangat khawatir, lantaran jumlah vaksinasi di sana tidak sebanding dengan laju pertumbuhan kasus Covid-19 yang bahkan mencapai dua kali lipat.

Baca Juga: WHO Sebut 47 Negara di Afrika Terancam Gagal Penuhi Target Vaksinasi Covid-19

Adapun tren kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Afrika, beberapa di antaranya terjadi di Namibia, Sierra Leone, Liberia, dan Rwanda.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19