Kompas TV entertainment musik

Festival Jazz Makassar Bakal Digelar di Kapal Phinisi

Sabtu, 19 Juni 2021 | 09:15 WIB
festival-jazz-makassar-bakal-digelar-di-kapal-phinisi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bangkitkan kembali Festival Jazz Makassar. (Sumber: Dok Kemenparekraf)

Penulis : Dian Septina | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meresmikan penyelenggaraan Makassar Jazz Festival 2021.

Festival Jazz Makassar tahun ini kembali digelar untuk yang ke-12 kalinya pada 6-7 November 2021. Penyelenggaraan pun akan menerapkan protokol kesehatan (prokes)yang ketat lantaran masih mewabahnya Covid-19.

Menariknya, penyelenggaraan kali ini akan berada di atas kapal Phinisi yang memberikan sensasi unik dan berbeda dengan memadukan genre musik dunia dengan kearifan lokal berupa warisan budaya.

Rencana itu sekaligus mengangkat citra kapal Phinisi tak semata sebagai alat transportasi laut saja, tetapi bisa menjadi venue pertunjukan musik berskala internasional.

Baca Juga: Transformasi Prambanan Jazz Festival 2020 di Tengah Pandemi

"Phinisi sebagai warisan budaya sudah diakui Unesco, ini menjadi kebanggaan kita bersama. Kemudian di atas kapal tradisional raksasa ini akan diselenggarakan festival jazz dunia. Dua kekuatan dunia bersatu. Ini menjadi momentum besar yang harus ditangkap oleh industri pariwisata kita," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, Jumat (18/6/2021).

Menurut Sandiaga, festival ini akan membuka peluang ekonomi dengan hadirnya pihak-pihak yang terkait langsung maupun tidak langsung seperti sponsor, artis dan musisi, serta para penonton.

Phinisi adalah kapal tradisional terbesar suku Makassar dan juga merupakan kapal tradisional terbesar di Indonesia.

Phinisi juga sudah dikenal masyarakat sebagai kapal tradisional terbesar yang dibuat oleh suku Konjo yang merupakan bagian dari sub-etnis Makassar yang sebagian besar penduduk di Kabupaten Bulukumba.

Keunikan seni rancang bangun dan teknologi tradisional yang ada di kapal Phinisi membuat Unesco menetapkan sebagai Karya Agung Warisan Manusia pada 7 Desember 2017 lalu.


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x