Kompas TV nasional peristiwa

Rusuh! Viral Warga Rusak Pos Penyekatan dan Swab Antigen di Suramadu

Jumat, 18 Juni 2021 | 16:25 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV – Penumpukan pengendara terjadi di pos penyekatan Suramadu arah Madura pada Jumat Dini Hari (18/6)

Akibat penumpukan tersebut memicu emosi pengendara yang menunggu antrian swab tes.

Dalam video yang beredar terlihat para pengendara merusak meja, kursi yang ada di pos swab tes massal Suramadu.

Aparat keamanan yang bertugas berusaha amankan situasi, namun karena banyaknya jumlah pengendara situasi sempat berlangsung memanas.

Kapolres Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menyampaikan kisruh yang terjadi dinihari hingga menjelang pagi tadi dipicu penumpukan pengendara yang sebagian tidak sabar dengan antrian.

“Tadi itu terjadi karena semua masyarakat ingin cepat dilayani, tidak sabar dan buru-buru sehingga terjadi miss komunikasi namun kami yang berjaga di sini segera mengurai kepadatan tersebut. Dan kepqda pihak yang tadi kita beri pelayanan dan data saat ini sedang kita tindak lanjuti,”ungkap AKBP Ganis

Ganis jelaskan petugas yang berjaga sudah sesuai prosedur dan arahan melaksanakan tugas, namun karena pengendara yang tidak sabar akhirnya terjadi perusakan pos swab.

AKBP Ganis menambahkan dari insiden tersebut tidak ada warga yang diamankan, namun pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat maupun para pengendara yang melintas di Jembatan Suramadu masuk Surabaya untuk bersabar dan kooperatif mengikuti prosedur yang ada.

“Sementara pelaksanaan kegiatan penyekatan ini tentunya untuk masyarakat biar sehat. Kami sudah melaksanakan sesuai SOP yang ada. Kami laksanakan 1x24 jam untuk mereka yang belum swab atau memiliki surat rapid test antigen,"

Video Editor: Noval

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19