Kompas TV nasional politik

Wagub Ahmad Riza Singgung Kebijakan Lain Buat Tekan Lonjakan Covid-19 di DKI, Tarik Rem Darurat?

Jumat, 18 Juni 2021 | 05:50 WIB
wagub-ahmad-riza-singgung-kebijakan-lain-buat-tekan-lonjakan-covid-19-di-dki-tarik-rem-darurat
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberi keterangan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/4/2021). (Sumber: KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pemprov DKI Jakarta berencana mengeluarkan kebijakan ekstra dalam menekan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Partria menjelaskan saat ini Pemprov DKI masih melihat perkembangan penanganan kasus Covid-19 yang belakangan meningkat.

Namun, kata Ahmad Riza, dalam waktu dekat ini Gubernur Anies Baswedan bersama Forkopimda akan mengelar rapat untuk membahas kebijakan menarik rem darurat.

Baca Juga: Wakil DPRD DKI: Jika Jakarta Tarik Rem Darurat Covid-19, Pemprov Tidak Bisa Biayai Kesehatan

"Nanti Pak Gubernur bersama dengan jajaran kita Forkopimda akan melihat dalam satu dua hari ke depan, apakah kita terus melaksanakan PPKM sampai 14 hari ke depan atau ada kebijakan lain," ujar Wagub Ahmad Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (17/6/2021).

Lebih lanjut Ahmad Riza menjelaskan hampir setiap hari Anies Baswedan melakukan koordinasi dengan forkopimda, ahli, pakar epidemologi dan Satgas Covid-19 pusat terkait perkembangan kasus Covid-19.

Tak hanya itu Anies memimpin langsung rapat percepatan vaksinasi agar bisa mencapai 100 ribu dan berharap pada akhir Agustus dapat mencapai 7,5 juta.

Di sisi lain, sambung Ahmad Riza, Pemprov DKI telah menggiatkan kembali gugus tugas hingga ke tingkat RW, RT dan keluarga.

Baca Juga: Menilik Strategi Pemprov DKI Pasca Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak Tajam

Setiap anggota keluarga menjadi penanggung jawab dan relawan untuk memberi informasi lingkungan sekitar, memastikan anggota keluarga menggunakan masker serta memastikan anak tidak dibawa keluar rumah.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19