Kompas TV nasional update

Menilik Strategi Pemprov DKI Pasca Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak Tajam

Kamis, 17 Juni 2021 | 22:05 WIB

KOMPAS.TV - Tingginya angka positif covid-19 di DKI Jakarta, membuat pemerintah DKI harus berakrobat strategi demi menekan penyebaran kasus covid-19.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut, situasi Ibu Kota, tengah memasuki masa genting terkait covid-19.

Dalam 4 hari terakhir, kasus tambahan harian positif covid-19 di DKI, mencapai 2.000-an kasus, dan naik 4.000-an kasus pada 17 Juni 2021.

Penambahan kasus ini membuat Provinsi DKI Jakarta, menjadi salah satu provinsi penyumbang angka kenaikan positif covid-19 nasional.

Sementara itu, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan covid-19 Jakarta, mencapai 78 persen hingga 14 Juni lalu.

Saat ini, lebih dari 5.700 pasien pasien covid 19 yang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran.

Pemerintah Provinsi DKI pun memutuskan menghentikan uji coba sekolah tatap muka sebagai imbas lonjakan kasus covid-19.

Gubernur DKI Jakarta, juga memutuskan memberlakukan aktivitas bekerja dari rumah atau work from home sebesar 75 persen bagi wilayah di zona merah dan 25 persen bekerja dari kantor dengan protokol kesehatan lebih ketat.

Sebelumnya, Ketua Komite Penanganan Covid-19, Airlangga Hartarto, meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengetatkan kebijakan bekerja dari rumah.

Simak pembahasan terkait lonjakan kasus covid-19 di Jakarta dan strategi Pemprov dalam mengatasi lonjakan covid-19 bersama Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19,  Sonny Harry Harmadi serta Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman.

Penulis : Anjani Nur Permatasari

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


SINAU

Jangan Lengan dengan Demam Berdarah

Kamis, 5 Agustus 2021 | 07:11 WIB
SINAU

Fakta Lolongan Anjing

Kamis, 5 Agustus 2021 | 07:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19