Kompas TV regional berita daerah

Ridwan Kamil Larang Wisatawan Luar Daerah Masuk Bandung Raya Selama Sepekan, Ini Alasannya

Rabu, 16 Juni 2021 | 20:26 WIB
ridwan-kamil-larang-wisatawan-luar-daerah-masuk-bandung-raya-selama-sepekan-ini-alasannya
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil  (Sumber: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG, KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau kepada wisatawan luar daerah untuk tidak berkunjung dulu ke Bandung Raya selama sepekan dari sekarang. 

Hal itu mengingat Satgas Covid-19 Jawa Barat telah menetapkan Siaga I untuk wilayah Bandung Raya. Diketahui, beberapa daerah di Bandung kini sudah dikepung zona merah.

Adapun daerah yang dimaksud yakni Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat yang notabene berbatasan langsung atau masih dalam satu aglomerasi. 

Ridwan Kamil mengungkapkan keputusan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat baik di Bandung Raya dan Jawa Barat pada umumnya, serta warga luar Jawa Barat.

"Ini kan bukan hal baru, keselamatan jiwa masyarakat adalah nomor satu jadi kalau situasinya sudah darurat," kata Ridwan Kamil dikutip dari laman Pemprov Jabar, Rabu (16/6/2021). 

Sebab itu, menurut pemaparannya, tindakan menyelamatkan nyawa itu tentu akan menjadi pilihan dalam situasi seperti saat ini.

Baca Juga: Berlakukan Siaga 1 Covid-19, Ridwan Kamil Instruksikan Perusahaan dan Pekerja di Bandung Raya WFH

Dalam kesempatan itu, dia juga menyinggung terkait tingkat tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 yang saat ini telah melebihi ketetapan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan nasional yakni maksimal 60-70 persen.

“Hari ini karena keterisian rumah sakit juga sudah di atas 80 persen di Bandung Raya, makanya saya deklarasikan siaga satu dan mengiimbau wisatawan supaya tidak datang dulu," jelas Ridwan Kamil. 

Gubernur Jabar ini mengakui bahwa situasi yang sedang dihadapi ini sangat tidak nyaman bagi masyarakat. Namun adanya varian baru virus Covid-19 dilaporkan sudah masuk ke beberapa daerah, hal tersebut harus dilakukan. 

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19