Kompas TV regional kriminal

Tak Terima Ayam Peliharaanya Diambil, Keponakan Aniaya Pamannya dengan Parang

Rabu, 16 Juni 2021 | 17:04 WIB

GOWA, KOMPAS.TV - Hanya karena tak terima ayam peliharaan diambil, seorang keponakan tega menganiaya paman menggunakan senjata tajam.

Korban menderita luka parah di sejumlah bagian tubuh.

Baca Juga: Kunjungi Bocah Korban Viral Penganiayaan Ayah Kandung di Tangsel, Menteri PPPA Hadiahi Buku Dongeng

Dengan sejumlah perban di tubuhnya Aso Daeng Kulle masih ingat betul peristiwa mengerikan yang ia alami pada 13 Juni lalu.

Ia dianiaya sang keponakan bernama Annu dengan menggunakan senjata tajam.

Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku terhadap korban yang diduga telah mengambil ayam peliharaannya.

Saat mengonfirmasi langsung kepada korban pelaku tak terima dengan sikap korban yang dinilai menantangnya.

Gelap mata pelaku yang telah membawa parang langsung menganiaya korban hingga terluka di bagian kepala, dagu, dan tangan.  

Korban yang terluka lalu dilarikan ke Rumah Sakit Syekh Yusuf untuk dirawat intensif.

Sementara pelaku kini harus berada di balik bui dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Penulis : Natasha Ancely





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:40
PRESIDEN AS JOE BIDEN BERI DUKUNGAN UNTUK OLIMPIADE DAN PARALIMPIK TOKYO   MANTAN PRESIDEN AFRIKA SELATAN JACOB ZUMA DIVONIS PENJARA 15 BULAN KARENA MANGKIR DARI PENGADILAN   JEPANG SIAPKAN 580 ATLET UNTUK PERHELATAN OLIMPIADE DAN PARALIMPIK TOKYO   KOMITE OLIMPIADE JEPANG KEJAR PENGUNGGAH HOAKS DI MEDIA SOSIAL TENTANG OLIMPIADE TOKYO   PESANAN VAKSIN COVID-19 BUATAN SPUTNIK V TAK KUNJUNG DIKIRIM, GUATEMALA MINTA RUSIA KEMBALIKAN UANGNYA   THAILAND TETAP AKAN BUKA KEMBALI PHUKET UNTUK TURIS, MESKI ANGKA KEMATIAN HARIAN COVID-19 DI WILAYAHNYA TERTINGGI   3 PUSKESMAS DI KOTA MATARAM, NTB, DITUTUP SEMENTARA SETELAH SEJUMLAH TENAGA MEDIS POSITIF COVID-19   DINKES TEGAL: RS RUJUKAN COVID-19 DI TEGAL KEKURANGAN TENAGA MEDIS SETELAH 92 NAKES POSITIF KORONA   PEMKOT SOLO AKAN PERTIMBANGKAN KEMBALI RENCANA MEMULAI SEKOLAH TATAP MUKA SETELAH KASUS COVID-19 MENURUN   RENCANA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI SOLO PADA JULI 2021 DITUNDA KARENA LONJAKAN KASUS COVID-19   PEMKOT TANGERANG AKAN TINDAK OKNUM YANG BERMAIN CURANG DALAM PROSES PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SD DAN SMP   IJAZAH 27 SISWA SMA 10 PADANG DITAHAN KOMITE SEKOLAH KARENA BELUM MEMBAYAR UANG PUNGUTAN KOMITE SEKOLAH RP 1,2 JUTA   MENTERI BUMN ERICK THOHIR SEBUT INDONESIA PUNYA POTENSI MENAMBAH 20 "UNICORN" BARU   KEMENHUB SEBUT KMP YUNICEE YANG TENGGELAM DI GILIMANUK BERUSIA 29 TAHUN DAN TERAKHIR PERAWATAN PADA DESEMBER 2020