Kompas TV nasional hukum

KPK Dalami Keterlibatan Azis Syamsudin dan Fahri Hamzah di Kasus Ekspor Benih Lobster

Rabu, 16 Juni 2021 | 11:21 WIB
kpk-dalami-keterlibatan-azis-syamsudin-dan-fahri-hamzah-di-kasus-ekspor-benih-lobster
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri memberi keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Senin (24/2/2020). (Sumber: KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsudin, dan mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, dalam kasus ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Seperti diketahui, nama Azis Syamsudin dan Fahri Hamzah disebut-sebut dalam persidangan kasus ekspor benih lobster di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Ketika Ketua KPK Firli Bahuri Dites Wawasan Kebangsaan Pilih Agama atau Pancasila, Ini Jawabannya

Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, mengatakan perlunya mendalami untuk mencari keterkaitan antara keterangan saksi dan bukti-bukti yang ada.

“Fakta sidang perkara ini, baik keterangan saksi maupun para terdakwa akan dianalisis tim JPU KPK dalam surat tuntutannya," kata Ali dalam keterangan resminya pada Rabu (16/6/2021).

Ali menjelaskan, pihaknya memerlukan analisis untuk mendapatkan kesimpulan apakah keterangan saksi tersebut diperkuat dengan alat bukti lain, sehingga membentuk fakta hukum untuk dikembangkan lebih lanjut.

Menurut Ali, jika dalam pendalaman ditemukan adanya dua alat bukti permulaan yang cukup, perkara akan dikembangkan dengan menetapkan pihak lain sebagai tersangka.

Baca Juga: KPK Mengaku Tak Punya Salinan Hasil TWK yang Diminta Pegawainya, Ini Alasannya

Nama Azis Syamsudin dan Fahri Hamzah disebut Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan kasus ekspor benih lobster pada Selasa (15/6/2021) kemarin.

Dalam sidang tersebut, jaksa menampilkan barang bukti berupa percakapan WhatsApp antara mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, dengan Safri selaku staf khususnya sekaligus Wakil Ketua Tim Uji Tuntas (Due Diligence) perizinan usaha perikanan budi daya lobster.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19