Kompas TV nasional berita utama

KPK Mengaku Tak Punya Salinan Hasil TWK yang Diminta Pegawainya, Ini Alasannya

Rabu, 16 Juni 2021 | 00:19 WIB
kpk-mengaku-tak-punya-salinan-hasil-twk-yang-diminta-pegawainya-ini-alasannya
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri memberi keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Senin (24/2/2020). (Sumber: KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelaksana tugas juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan, pihaknya tidak memiliki salinan data dan informasi mengenai pelaksanaan dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kendati demikian, lanjut Ali Fikri, pihaknya akan berupaya untuk bisa memenuhi permintaan tersebut.

“Tentu KPK berusaha bisa memenuhi permintaan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini, dan saat ini PPID KPK juga tengah melakukan koordinasi dan komunikasi lebih lanjut dengan pihak Badan Kepegawaian Negara terkait dengan permohonan yang dimaksud,” ujarnya, Selasa (15/6/2021).

“Karena tentu salinan dokumen terkait dengan pelaksanaan TWK yang diminta pemohon ini bukan dimiliki oleh KPK,” tambah Ali Fikri.

Baca Juga: Komnas HAM akan Libatkan 3 Ahli untuk Bantu Selesaikan Polemik TWK Pegawai KPK

Pernyataan Ali Fikri disampaikan guna merespons adanya permintaan dari sejumlah pegawai yang meminta salinan hasil TWK untuk menjawab kejanggalan selama proses alih status pegawai.

“Terkait dengan adanya permohonan salinan data dan informasi mengenai pelaksanaan dari tes wawasan kebangsaan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara dalam rangka alih status pegawai KPK menjadi ASN,” kata Ali Fikri.

“Perlu kami sampaikan bahwa saat ini ada sekitar 30 surat permohonan yang dimaksud, yang diterima oleh pejabat pengelola informasi dan data atau PPID KPK,” tambahnya

Pernyataan Plt juru bicara KPK Ali Fikri ini kontradiktif dengan pengakuan satu di antara pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus dalam TWK.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Tim SAR Cari Seorang Korban Longsor

Senin, 27 September 2021 | 20:14 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
20:24
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19