Kompas TV regional sosial

Mahasiswa UNY Ciptakan Bantal Keselamatan untuk Cegah Kantuk Saat Menyetir Mobil

Selasa, 15 Juni 2021 | 20:36 WIB
mahasiswa-uny-ciptakan-bantal-keselamatan-untuk-cegah-kantuk-saat-menyetir-mobil
Sekelompok mahasiswa UNY berinovasi membuat bantal keselamatan anti kantuk saat berkendara. (Sumber: istimewa)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Mengantuk jadi penyebab kedua tertinggi kecelakaan setelah kelengahan. Hal ini melatarbelakangi sekelompok mahasiswa UNY berinovasi membuat bantal keselamatan antikantuk saat berkendara.

Mereka yakni Suryadi (mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Otomotif UNY), Ikhwanudin (mahasiswa pendidikan Teknik Elektro UNY), Riani Fatimah (mahasiswi Pendidikan Teknik Busana UNY), dan Aulia Avi Basuki (mahasiswi Akuntansi UNY).

Para mahasiswa itu membuat bantal keselamatan untuk membantu menyadarkan pengemudi yang mengantuk. Bentuknya seperti bantal leher.

"Bantal leher sudah familiar digunakan saat bepergian menggunakan kendaraan roda empat,” ujar Suryadi, dalam siaran persnya, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Tidur dengan Bantal Atau Tidak, Mana yang Lebih Sehat?

Bantal leher ini diberi nama Bantara, yang merupakan akronim dari bantal keselamatan berkendara dan terbuat dari dakron.

Bantal leher dengan fitur antikantuk ini dapat membantu para pengemudi untuk mencegah kantuk serta menanggulanginya agar timbul kesadaran. Desainnya pun disesuaikan sehingga meningkatkan kenyamanan posisi kepala. 

Bantal leher sebagai solusi pencegahan kecelakaan akibat kantuk ini berbasis mikrokontroller.

Bantal ini dirancang menggunakan arduino nano sebagai mikrokontroller dan heart rate sensor sebagai pendeteksi detak jantung dengan sebuah output vibrator yang akan bergetar, serta dilengkapi output suara sebagai alarm saat pengendara mengalami kantuk.

Bahan yang diperlukan dalam pembuatan bantal keselamatan ini adalah adalah bantal leher, arduino nano, speaker, sensor detak, baterai, tempat baterai, akrilik, PCB, tenol, tombol ON/OFF, SD card reader, kertas glossy, HCL dan H2O2, dan vibrating motor. 

Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Peristiwa

Kasus Corona Melonjak di Riau

Minggu, 1 Agustus 2021 | 00:20 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19