Kompas TV nasional update corona

Kasus Covid-19 Melonjak, Luhut: Ini Kesalahan Kita Ramai-Ramai

Selasa, 15 Juni 2021 | 19:45 WIB
kasus-covid-19-melonjak-luhut-ini-kesalahan-kita-ramai-ramai
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Sumber: Instagram @luhut.pandjaitan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan berkomentar soal lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air.

Luhut mengatakan, kasus infeksi corona belakangan ini buah dari ketidakdisplinan bersama terhadap imbauan pemerintah dan protokol kesehatan yang ditetapkan.

"Sekalian sama-sama mari kita berkaca, ini kesalahan kita ramai-ramai. Pemerintah sudah habis-habisan minta supaya kita stay at home tidak mudik tapi kemarin kita ramai-ramai. Ini buahnya," jelasnya dalam keterangan pers virtual, Selasa (15/6/2021).

Bukan hanya mereka yang memaksa mudik, Luhut juga menyinggung pemimpin yang tidak menunjukkan contoh baik kepada warganya.

Menurut dia, masih ada banyak pemimpin yang tidak memberikan contoh baik kepada masyarakat dalam mencegah penularan virus corona.

Baca Juga: Peneliti UGM: Covid-19 Varian Delta Memperburuk Kekebalan Tubuh Pasien, Terutama Lansia

"Semua kita harus melakukan perenungan. Kalau kita sebagai pemimpin tidak memberikan contoh, dampaknya seperti sekarang, banyak korban yang tanpa kita sendiri langsung atau tidak langsung akibat kita sendiri," tambanhnya.

Oleh karena buah dari laku bersama, Luhut meminta pemerintah dan masyarakat untuk sama-sama mawas diri dalam menyikapi peningkatan kasus covid-19 yang terjadi usai libur lebaran.

Pada kesempatan daring tersebut, ia kembali mengibau masyarakat agar turut prihatin terhadap ledakan angka positif covid-19.

Sebab, lanjut dia, tidak dipungkiri, masih banyak masyarakat yang bandel dan tak mengikuti imbauan larangan mudik dari pemerintah.

Penulis : Hedi Basri | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Peristiwa

Kasus Corona Melonjak di Riau

Minggu, 1 Agustus 2021 | 00:20 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19