Kompas TV nasional hukum

Polisi Datang, Koordiantor Pungli Tanjung Priok Perintahkan Anak Buahnya Hilangkan Barang Bukti

Selasa, 15 Juni 2021 | 00:56 WIB
polisi-datang-koordiantor-pungli-tanjung-priok-perintahkan-anak-buahnya-hilangkan-barang-bukti
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus (Sumber: KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya menyatakan sudah menangkap 50 orang tersangka yang terlibat pungutan liar atau pungli kepada sopir truk kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dari 50 orang tersebut, pelaku yang terakhir ditangkap bernama Ahmad Zainul Arifin. Pria berusia 39 tahun itu merupakan seorang karyawan outsourcing di PT Multi Tally Indonesia (MTI).

Baca Juga: Pengusaha Terima Laporan dari Sopir, Truk Dilempari Batu di Marunda Usai Penangkapan Pelaku Pungli

Sehari-harinya, pelaku bekerja sebagai pengawas operator atau supervisor. Karena memiliki posisi penting, tersangka punya kewenangan memerintahkan para operator crane memilih truk yang akan dibongkar muat lebih dulu.

"Sudah 50 tersangka yang kami lakukan penahanan, kemarin satu pengawas operator," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (14/6/2021).

Dalam kasus ini, tersangka Ahmad Zainul Arifin bertindak sebagai koordinator pungli di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kami amankan BB (barang bukti) yang kami temukan memang pada saat itu dia (Ahmad Zainul) yang mengendalikan semuanya selama ini," ucap Yusri.

Baca Juga: Kata Sopir Truk Setelah Polri Tindak Preman di Tanjung Priok: Tak Ada Pungli, tapi Bongkar Muat Lama

Yusri menjelaskan, tersangka juga yang pada saat polisi datang, menyampaikan informasi dan memerintahkan kepada pelaku lain melalui pesan singkat untuk bubar dan menghilangkan barang bukti.

"Di dalam WA (WhatsApp) ponsel pada saat anggota datang melakukan penangkapan, dia memerintahkan teman-teman cepat bubar ini ada gerombolan (polisi) datang, (untuk) hilangkan barang bukti semua," kata Yusri.

Penulis : Tito Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Amalan Zikir dengan Jaminan Masuk Surga

Minggu, 26 September 2021 | 17:03 WIB
Cerita Rasa

3 Resep Zuppa Soup yang Gurih dan Creamy

Minggu, 26 September 2021 | 17:01 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
17:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19