Kompas TV regional peristiwa

Berdalih Untuk Jaminan Pinjaman Bank, Sertifikat Tanah Pasutri Lansia Dibalik Nama

Senin, 14 Juni 2021 | 18:48 WIB

GRESIK, KOMPAS.TV - Tinggal di rumah ini Munawaroh dan Ripan, kini harus menanggung beban, karena terus dikejar-kejar oleh pihak bank, karena harus membayar utang.

Adalah Mu'in, warga Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik, yang membuat kedua warga lansia tersebut sengsara.

Singkat cerita, tahun 2014, tujuh tahun lalu, Mu'in datang ke rumah Munawaroh, pinjam sertifikat tanah rumah untuk jaminan pinjam uang di bank.

Merasa punya utang budi karena sudah menawarkan pekerjaan kepada anaknya, Munawaroh dan suaminya, tanpa curiga sedikitpun langsung menyerahkan sertifikat tanah rumah seluas sekitar 38 meter dengan lebar tujuh meter.

Dalam surat perjanjian tahun 2014 lalu, Mu'in bersepakat bahwa tanah milik ripan tidak pernah dijual kepada siapa pun, hanya dipinjam.

Oleh Mu'in sertifikat tanah rumah itu dipinjam tiga kali, untuk jaminan utang di bank.

Pertama cair 180 juta rupiah,  Munawaroh dan suaminya diberi dua juta rupiah.

Pinjaman kedua kembali cair 80 juta rupiah, keduanya juga diberi dua juta rupiah oleh Mu'in.

Saat pinjaman ketiga, Mu'in meminta tanda tangan Ripan di atas materai, dengan dalih untuk pelunasan utangnya di bank.

Namun, sertifikat dibawa dan Mu'in tidak kembali lagi.

Selang beberapa bulan kemudian, petugas dari sebuah bank datang, menjelaskan bahwa kedatangannnya untuk menyita tanah milik Ripan karena sudah berbalik nama dan dijual ke orang lain.

Dengan bantuan seorang kuasa hukum, kini kasus ini akan segera dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat.

Ternyata korban penipuan Mu'in masih banyak lagi, salah satunya orang tua Munawaroh yang juga jadi korban penipuan Mu'in, berupa sertifikat tanah seluas 151 meter persegi.

Modus penipuannya sama pinjam sertifikat tanah untuk jaminan pinjam uang di bank, kemudian sertifikat dibalik nama. 

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19