Kompas TV regional berita daerah

Kosmetik Ilegal didapat dari Situs Online, Tersangka Raup Omzet 7 Juta Rupiah Perminggu

Senin, 14 Juni 2021 | 16:46 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV –  Setelah melakukan penyelidikan selama tiga hari pasca penyitaan Puluhan Ribu Botol Kosmetik Produk Pembersih Wajah Ilegal yang disimpan di rumah sewa dikawasan jalan dibalau, kedamaian bandar lampung, pada jumat sore (11/06/2021).

Polisi kini telah mentapkan pemilik atau pengelola tempat usaha berinisial RP (32 tahun) warga teluk betung utara bandar lampung, sebagai Tersangka dalam kasus ini.

RP dinilai bersalah dan  melanggar undang undang tentang kesehatan. yang menyebut bahwa, setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 197 Jo 106  Undang Undang no 36 Tahun 2009 tetang kesehatan terancam pidana paling lama 15 Tahun kurungan penjara serta denda paling banyak Rp.1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah).

Baca Juga: Polisi Sita 38 Ribu Botol Kosmetik Pembersih Wajah Ilegal, 11 Ribu Sudah Beredar di Pasaran

Dari hasil pemeriksaan, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maualana menuturkan, bahwa tersangka mendapatkan produk kosmetik ini dari penjualan situs online yang dikirimkan dari luar Indonesia. "Tersangka bersama pekerjanya menganti kemasan asli dengan kemasan baru bermerk Hydroquinone Babyface yang dianggapnya lebih laku dipasaran” tambah Kompol Resky Maualana.

Setidaknya aktivitas kegitan usaha penjualan Kosmetik Produk Pembersih Wajah Ilegal yang dilakukan sejak september 2020 lalu. Tersangka menjual perbotol  Kosmetik Produk Pembersih Wajah ini seharga 20 ribu rupiah, dan rata rata mampu meraup omzet sekitar 7 hingga 8 juta rupiah perminggunya.

Baca Juga: Ketua RT Sempat Curigai Aktivitas Anak Muda Lakukan Pengemasan Kosmetik Secara Tertutup

Kini aparat kepolisian dari Polresta Bandar Lampung tengah berkordinasi dengan Balai BPOM lampung untuk melakukan Uji Lab guna mengetahui ada tidaknya kandungan zat berbahaya dalam produk pembersih wajah ilegal yang sudah beredar di Bandar Lampung dan sejumlah daerah lain.

#tersangkakosmetikilegalditetapkan #kosmetikilegal #pemutihwajahilegal #polisiungkapkasuskosmetikilegal

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19