Kompas TV nasional update corona

2 Dampak Covid-19 Varian Delta yang Merebak di Kudus

Senin, 14 Juni 2021 | 17:46 WIB
2-dampak-covid-19-varian-delta-yang-merebak-di-kudus
Arahan Bupati Kudus dalam Rakor Penanganan Covid-19, Senin (24/5/2021) (Sumber: Doc. Humas Pemprov Jateng)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Covid-19 varian B16172 (delta) atau yang berasal dari India telah merebak di Kudus Jawa Tengah. Hal ini dipastikan Kelompok Kerja (Pokja) Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM berdasarkan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) pada 11 Juni lalu.

Sebanyak 28 dari 34 sampel yang diperiksa di Kudus terkonfirmasi sebagai Covid-19 varian delta. Artinya, kasus Covid-19 di Kudus kemungkinan besar ada transmisi lokal varian delta.

"Sebelumnya sudah terdeteksi beberapa kasus tetapi masih acak dan sekarang sudah jadi klaster di Kudus, tidak menutup kemungkinan transmisi lokal juga keluar dari Kudus," ujar Ketua Pokja Genetik FKKMK UGM, Gunadi, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Lonjakan Covid-19 di Kudus Dipicu Varian Delta?

Varian delta telah ditetapkan WHO menjadi Variant of Concern (VoC) pada 31 Mei 2021 karena berdampak besar terhadap kesehatan masyarakat secara global.

Varian ini dimasukkan dalam kategori VoC karena memenuhi satu atau lebih dari tiga dampak yang ditimbulkan yakni daya transmisi, tingkat keparahan pasien, dan mempengaruhi sistem imun manusia. 

Varian delta telah terbukti menimbulkan dua dampak yaitu lebih cepat menular dan mampu memengaruhi respons sistem imun manusia. 

"Transmisi yang begitu cepat telah terlihat pada kasus di India dan Kudus," ucapnya. 

Untuk mengantisipasi dampak Covid-19 varian delta, Gunadi meminta masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19, termasuk mereka yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 sebab reinfeksi Covid-19 masih bisa terjadi setelah divaksin.

Baca Juga: Ganjar Sebut Varian Delta India Masuk Kudus, Masyarakat Diminta Jangan Kucing-kucingan

Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19