Kompas TV nasional politik

Prabowo Lapor Jokowi Tolak Pengadaan Alutsista Mark Up 600 Persen: Gue Enggak Mau Gila

Senin, 14 Juni 2021 | 01:35 WIB
prabowo-lapor-jokowi-tolak-pengadaan-alutsista-mark-up-600-persen-gue-enggak-mau-gila
Prabowo Subianto di Podcast Deddy Corbuzier (Sumber: Youtube)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menceritakan bahwa dirinya pernah menolak memberikan persetujuan pengadaan alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

Pengajuan pengadaan tersebut ia tolak karena memuat unsur mark up atau penggelembungan anggaran, bahkan hingga mencapai 600 persen.

Baca Juga: Survei SMRC: Responden yang Tak Puas Kinerja Jokowi Dukung Prabowo dan Anies Jadi Calon Presiden

Demikian Ketua Umum Partai Gerindra itu meyampaikan pengakuannya saat diwawancara oleh Youtuber, Deddy Corbuzier, di acara podcast yang ditayangkan lewat channel Youtube pada Minggu (13/6/2021).

"Saya enggak mau tanda tangan, saya tidak akan loloskan," kata Prabowo yang menolak pengadaan alutsista tersebut.

Prabowo tidak menampik bahwa di dalam lembaga pemerintahan memang terdapat potensi untuk melakukan mark up atau penggelembungan anggaran.

Terkait kebijakannya yang menolak pengajuan pengadaan alutsista tersebut, kata Prabowo, banyak pihak yang saat itu tidak suka dengan keputusannya.

Baca Juga: Bicara Alutsista, Prabowo Sindir Prediksi Elite yang Yakin Indonesia Tak Akan Perang

Namun demikian, Prabowo tetap pada pendiriannya menolak hal itu. Selanjutnya, ia melaporkan kejadian itu kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Pak (Jokowi), saya enggak mau pak, itu kan tanggung jawab saya kepada bapak presiden, kepada rakyat, kepada sejarah," ujarnya.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19