Kompas TV internasional kompas dunia

Rusia Kirim Satelit Canggih ke Iran, Putin: Itu Hanya Omong Kosong, Sampah!

Sabtu, 12 Juni 2021 | 11:56 WIB
rusia-kirim-satelit-canggih-ke-iran-putin-itu-hanya-omong-kosong-sampah
Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pidato kenegaraan tahunannya di Manezh, Moskow, Rusia, Rabu, 21 April 2021. (Sumber: AP Photo/Alexander Zemlianichenko)

MOSKWA, KOMPAS.TV - Presiden Rusia Vladimir Putin membantah kabar pengiriman sistem satelit canggih ke Iran guna meningkatkan kemampuan mata-mata terhadap Israel.

Informasi tersebut mencuat setelah media Washington Post melaporkan bahwa Rusia tengah mempersiapkan sebuah satelit Kanopus-V yang memiliki kamera resolusi tinggi untuk Iran.

Menanggapi pemberitaan itu, Putin tidak hanya menolak kebenaranya, namun juga menyebutnya sebagai berita 'sampah'.

"Itu hanya berita palsu. Saya tidak tahu apa-apa tentang hal itu. Itu hanya omong kosong, sampah," ujar Putin, melansir AFP.

Baca Juga: Sebut Keamanan Nasional Terancam, Rusia Resmi Keluar dari Perjanjian Open Skies

Dalam laporan tersebut, satelit yang diprediksi akan diluncurkan di Rusia itu dilaporkan bisa membantu ISIS untuk memantau fasilitas musuh-musuhnya di Timur Tengah.

Termasuk memungkinkan Iran untuk memantau pangkalan Israel dan kehadiran pasukan Amerika Serikat (AS) di Irak.

Alhasil, rincian pengadaan satelit tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi jalannya pertemuan Presiden AS Joe Biden dengan Putin di Jenewa pada 16 Juni mendatang.

Pada agenda itu, Biden dan Putin berencana menegosiasikan Pakta Nuklir tahun 2015, yang baru-baru ini diupayakan oleh AS dan Iran supaya hidup kembali.

Baca Juga: Iran Kirim Kapal Perang ke Samudera Atlantik, Diduga Menuju Venezuela, AS Siap Merespon

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19