Kompas TV entertainment lifestyle

Ini Alasan BTS Meal yang Tersedia di 49 Negara Tak Ada di Tiongkok dan Jepang

Sabtu, 12 Juni 2021 | 02:05 WIB
ini-alasan-bts-meal-yang-tersedia-di-49-negara-tak-ada-di-tiongkok-dan-jepang
BTS Meal. (Sumber: Dok. McDonalds Indonesia)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penjualan perdana paket menu kolaborasi antara raksasa waralaba makanan cepat saji, McDonald's dan idol grup, BTS, di Indonesia mendapatkan respons yang besar.

Menu yang hanya bisa dipesan melalui Drive Thru dan layanan antar makanan itu menimbulkan antrean manusia di seluruh gerai McDonald's.

Selain Indonesia, BTS Meal juga diluncurkan di hampir 48 negara. Namun, menu kolaborasi terbatas ini tak tersedia di McDonald's Tiongkok dan Jepang, apa alasannya?

BTS Meal tak tersedia di Tiongkok, seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (11/06/2021), menyusul komentar salah satu member BTS, Kim Namjoon atau RM terkait Perang Korea.

Baca Juga: Netizen Usul Paket King Nassar di McD untuk Saingi BTS Meal, Ini Tanggapan Nassar

RM menyinggung Perang Korea dalam sebuah acara dan merujuk penderitaan yang dialami antara Korea Selatan dan AS pada Oktober 2020 silam.

"Tahun ini menandai peringatan 70 tahun Perang Korea. Kami selalu mengingat sejarah rasa sakit yang dialami kedua negara dan pengorbanan pria dan wanita yang tak terhitung jumlahnya," katanya kala itu.

Netizen Tiongkok yang mengetahui pernyataan tersebut lantas mengkritik RM. Mereka menilai RM tak menghargai pengorbanan Tiongkok.

Baca Juga: Wow, Ada yang Jual Bungkus BTS Meal Seharga Fortuner di Marketplace!

Bahkan segmen BTS dalam edisi reuni sitkom AS "Friends" yang ditayangkan saluran Tiongkok dihapus oleh pihak berwenang.

Penulis : Danang Suryo | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


SINAU

Awas! Jangan Sampai Ular Masuk ke Rumah

Senin, 13 September 2021 | 20:21 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
21:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19