Kompas TV regional sosial

Pakai QR Code untuk Mendata WNA yang Ada di Yogyakarta

Jumat, 11 Juni 2021 | 19:02 WIB
pakai-qr-code-untuk-mendata-wna-yang-ada-di-yogyakarta
Ilustrasi pendataan WNA (Sumber: Anchiy)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Kini semakin mudah mendata warga negara asing (WNA) yang berada di Yogyakarta dan empat kabupaten lainnya di DIY. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta meluncurkan sistem pelaporan berbasis QR Code untuk pendataan orang asing.

Sistem yang dibuat melalui aplikasi pendataan orang asing (APOA) ini sudah diterapkan dan berlaku secara nasional.

“Sistem ini mempermudah pelaku usaha hotel dan penginapan melaporkan keberadaan orang asing yang menginap,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta Andry Indrady, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga: 4 Pelaku Pembobol Kartu Kredit WNA Ditangkap Polisi

Aplikasi ini lebih efisien karena pendataan jauh lebih mudah. Dulu, petugas hotel harus melakukan input data berbasis web. Kini, petugas hotel cukup memindai barcode yang sudah ada di paspor WNA tersebut melalui aplikasi yang sudah tersedia di Playstore ini.

Rencananya, sistem ini tidak hanya dilakukan di hotel, melainkan juga homestay, losmen, dan indekos.

Menurut Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta, Yayan Indriana, sistem ini menjadi terobosan baru mendeteksi pergerakan orang asing.

Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Hariyanto Kurniawan





BERITA LAINNYA


Inspirasi Musik

Padi Reborn - Semua Tak Sama

Selasa, 22 Juni 2021 | 21:35 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
22:15
ISOLASI MANDIRI, BEN CHILWELL DAN MASON MOUNT UNTUK SEMENTARA ABSEN MEMBELA TIMNAS INGGRIS DI EURO 2020   MENLU RI RETNO MARSUDI INISIASI PERTEMUAN GERAKAN NON-BLOK MENGENAI PALESTINA   OJK: JIKA MENERIMA SMS/WHATSAPP PENAWARAN PINJAMAN DARING LANGSUNG HAPUS DAN BLOKIR NOMOR TERSEBUT   OJK PASTIKAN PENAWARAN PINJAMAN DARING MELALUI SMS/PESAN WHATSAPP DILAKUKAN OLEH "FINTECH" ILEGAL   DPR TELAH TERIMA SURPRES RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG KETENTUAN UMUM & TATA CARA PERPAJAKAN (RUU KUP)   PEMPROV JATIM GANDENG TNI DAN POLRI PERKETAT POSKO PPKM MIKRO DI 8 DESA PRIORITAS DI BANGKALAN   DINKES DIY SEBUT KETERSEDIAAN OKSIGEN DI RS RUJUKAN COVID-19 DIY MAKIN MENIPIS KARENA PERMINTAAN NAIK 3 KALI LIPAT   SEBANYAK 52 ASN DI LINGKUP BALAI KOTA YOGYAKARTA POSITIF TERINFEKSI COVID-19   SATGAS MENYATAKAN SEKOLAH TATAP MUKA DI DEPOK BATAL DIGELAR JIKA KASUS COVID-19 TETAP MELONJAK   SATGAS SEBUT RUANGAN ICU UNTUK PASIEN COVID-19 DI DEPOK PENUH PER HARI INI   IGD RSUP FATMAWATI DI JAKSEL HANYA UNTUK PASIEN COVID-19 DENGAN GEJALA SEDANG, BERAT, DAN KRITIS   PER HARI INI, IGD RSUP FATMAWATI DI JAKARTA SELATAN TIDAK LAGI TERIMA PASIEN NON-COVID-19   PPKM MIKRO, MUSEUM DAN GEDUNG PERTUNJUKAN SENI BUDAYA DI JAKARTA DITUTUP SEMENTARA HINGGA 28 JUNI 2021   SATGAS COVID-19: REKOR KASUS HARIAN TERTINGGI SELAMA PANDEMI YAITU PADA 21 JUNI 2021 DENGAN 14.356 KASUS