Kompas TV feature tips, trik, dan tutorial

5 Tips dari Kapolresta Tegal agar Aksi Pencabulan 5 Bocah SD Tak Terulang Kembali

Kamis, 10 Juni 2021 | 12:46 WIB
5-tips-dari-kapolresta-tegal-agar-aksi-pencabulan-5-bocah-sd-tak-terulang-kembali
Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari didampingi Ketua LPAI Kak Seto dan Wakil Ketua LPSK Susilaningtias menggelar konferensi pers perkara pencabulan anak di Mapolres Tegal Kota, Rabu (9/6/2021). (Sumber: Tresno Setiadi/kompas.com)

TEGAL, KOMPAS.TV- Kasus pencabulan yang dilakukan tiga pelajar di Kota Tegal, Jawa Tengah yang masih duduk di bangku SD dan SMP terhadap lima teman bermain mereka yang sesama jenis membuat miris semua orang.

Agar kasus ini tak terulang kembali, Kapolresta Tegal Kota AKBP Rita Wulandari membagikan sejumlah tips terutama ditujukan kepada pada orang tua.

“Setiap orang tua harus punya cara agar anaknya tidak menjadi pelaku maupun korban (pencabulan),” imbuh Rita pada wartawan di kantornya, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga: 3 Pelajar di Tegal Cabuli Lima Teman Bermain, Polisi: Akibat Lihat Konten Dewasa Sesama Jenis

Adapun 5 tips menghindari aksi pencabulan itu antara lain:

- Orang tua harus mengontrol gawai anak

Setiap orang tua harus bisa mengontrol pemakaian gawak anak-anak mereka. Caranya bisa mengamankan bukti berupa foto atau video atau bahkan percakapan apabila ada orang asing mengirimkan konten negatif ke handphone anak mereka.

- Gunakan aplikasi penyaring

Banyaknya konten-konten negatif yang masuk ke telpon genggam anak sejatinya bisa dicegah dan disaring. Rita Wulandari mengatakan, hal itu bisa dilakukan dengan menggunakan password serta filter gawia.

Private akun medsosnya juga,” imbuh dia.

Penulis : Gading Persada | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Angin Kencang Rusak Belasan Rumah

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:08 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19