Kompas TV entertainment selebriti

Ini Makna Kebaya Merah Maudy Ayunda Saat Wisuda di Stanford University

Kamis, 10 Juni 2021 | 09:50 WIB
ini-makna-kebaya-merah-maudy-ayunda-saat-wisuda-di-stanford-university
Maudy Ayunda dalam kebaya kutubaru merah rancangan Didiet Maulana (Sumber: Instagram/@maudyayunda)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Desainer Didiet Maulana dipercaya untuk membuat kebaya yang dikenakan pada hari kelulusan Maudy Ayunda.

Melalui akun Instagramnya, Didiet mengatakan bahwa ibunda Maudy Ayunda telah mempersiapkan konsep busana keluarga untuk kelulusan putrinya sejak beberapa bulan lalu.

Menurut pengakuan sang desainer, warna merah dipilih agar sesuai dengan selempang Stanford yang dikenakan Maudy. Selain itu, warna ini juga dipilih karena bermakna penuh semangat dan gelora layaknya Maudy.

"Pilihan jatuh kepada warna lembut untuk Ibumu dan Adikmu, dan Kebaya Kutubaru berwarna merah dipilih agar match dengan warna selempang Standfordmu," tulis Didiet Maulana, dikutip dari akun Instagram-nya, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga: Maudy Ayunda Lulus dari Stanford University, Jerome Polin hingga Najwa Shihab Beri Ucapan Selamat

Tak kalah penting, batik yang dikenakan oleh ayah, ibu, dan adik Maudy Ayunda juga penuh makna. Ayah Maudy, Didit Jasmedi R. Irawan, memakai kemeja dengan motif batik yang sama dengan Maudy, yaitu Pisan Bali.

“Pisan Bali bisa diartikan dari boso jowo artinya Pisan: satu, Bali: kembali, jadi bisa diartikan satu (doa) yang dibaca berulang kali,” tambah Didiet.

Sedangkan untuk ibu dan adiknya, warna kebayanya lebih lembut. Muren mengenakan kebaya bernuansa peach dan kain batik tulis motif Sawunggaling yang bermakna kekuatan dan ketegaran yang indah.

Adik Maudy, Amanda Khairunnisa mengenakan kebaya senada dengan ibunya, serta kain batik tulis motif Babon Angrem, yang memiliki arti doa dan harapan penuh sayang.

"Apresiasi bagi Mas Didiet Maulana untuk kain dan kebaya yang indah," tulis Maudy di keterangan fotonya.

Penulis : Dian Septina | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19