Kompas TV internasional kompas dunia

Tragedi Penabrakan Satu Keluarga Muslim di Ontario Kanada, 4 Orang Tewas

Rabu, 9 Juni 2021 | 23:36 WIB

KOMPAS.TV - Empat orang tewas dan satu lainnya terluka akibat insiden penabrakan yang disengaja di Kota London, Ontario, Kanada. Para korban diketahui adalah keluarga muslim.

Empat korban yang tewas adalah dua orang perempuan berusia 77 dan 44 tahun, selanjutnya seorang pria berusia 46 tahun, dan remaja perempuan berusia 15 tahun.

Sedangkan korban selamat, seorang anak berusia 9 tahun dalam kondisi kritis.

Serangan terjadi saat para korban hendak menyeberang jalanan di Kota London, Ontario, Kanada.

Polisi menyatakan pelaku menyerang korban atas dasar kebencian terhadap agama.

Baca Juga: Gagal Berangkat, Sejumlah Warga Tarik Dana Pelunasan Haji

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

Penulis : Christandi Dimas





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:47
MENPAREKRAF SANDIAGA UNO DORONG HADIRNYA WISATA OLAHRAGA BERBASIS KEARIFAN LOKAL   WAKIL KETUA MPR: PENGHAPUSAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK PERLU DUKUNGAN SEMUA PIHAK   MINTA KEPALA DAERAH TERBUKA DATA COVID-19, KETUA DPR PUAN MAHARANI: HARUS JUJUR DENGAN KONDISI DAERAHNYA   BIO FARMA MENARGETKAN PRODUKSI VAKSIN MERAH PUTIH AKAN DIMULAI PADA APRIL 2022   PPKM DARURAT, MA INSTRUKSIKAN PELAKSANAAN SIDANG SECARA DARING UNTUK SATUAN KERJA PENGADILAN DI JAWA-BALI   CEGAH COVID-19 VARIAN DELTA, MENKOMINFO JOHNNY G PLATE INGATKAN MASYARAKAT MENGENAKAN DUA LAPIS MASKER   MENKOMINFO JOHNNY G PLATE DORONG KERJA SAMA MASIF SUKSESKAN VAKSINASI COVID-19   PEMKOT BEKASI TAMBAH 3 HEKTAR LAHAN MAKAM DI TPU PADURENAN MUSTIKAJAYA UNTUK JENAZAH PASIEN COVID-19   KAPOLRI INGATKAN PERUSAHAAN DAN PEKERJA PATUHI PERATURAN PPKM DARURAT YANG BERLAKU SAMPAI 20 JULI 2021   PEMKOT TANGERANG BUKA POSKO PENGISIAN TABUNG OKSIGEN TERPUSAT UNTUK RS DAN PUSKESMAS   NIA RAMADHANI DAN ARDI BAKRIE MENGAKU BARU 5 BULAN KONSUMSI SABU   NIA RAMADHANI DAN ARDI BAKRIE MENGAKU PAKAI NARKOBA KARENA TEKANAN PEKERJAAN DI MASA PANDEMI   POLISI KEJAR BANDAR NARKOBA YANG JUAL SABU KE NIA RAMADHANI DAN ARDI BAKRIE   POLISI SEBUT ARDI BAKRIE SERAHKAN DIRI SEUSAI NIA RAMADHANI DAN SOPIRNYA DITANGKAP