Kompas TV nasional berita utama

Pemprov DKI Jakarta Uji Coba Belajar Tatap Muka di Banyak Sekolah

Rabu, 9 Juni 2021 | 13:33 WIB
pemprov-dki-jakarta-uji-coba-belajar-tatap-muka-di-banyak-sekolah
Tips Sekolah Aman di Masa Pandemi (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba tahap dua dengan jumlah sekolah lebih banyak. Hal ini dilakukan sejalan kebijakan Presiden Joko Widodo bahwa sekolah dibuka terbatas dan harus ekstra hati-hati.

Demikian Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Rabu (9/6/2021).

“Kita akan uji coba tahap dua dengan jumlah sekolah lebih banyak,” kata Riza Patria.

Riza mengatakan, untuk uji coba sekolah tatap muka dilakukan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat yang menerapkan kapasitas maksimal 25 persen kehadiran. Termasuk, setiap siswa hanya masuk dua kali dalam satu minggu dengan waktu belajar di kelas hanya 2 jam.

“Nanti kita akan evaluasi apakah di Jakarta memungkinkan dibukanya pembelajaran secara tatap muka langsung dengan pola seperti yang disampaikan Pak Jokowi, kapasitas 25 persen, dua minggu dua hari, kapasitas kita batasi, semuanya kita atur,” katanya.

Riza berharap uji coba sekolah tatap muka tahap dua yang dilakukan bisa sukses dan lebih baik ketimbang yang pertama.

Harapan itu disampaikan, agar siswa-siswa bisa kembali ke sekolah dengan protokol kesehatan yang menunjang.

Baca Juga: Wagub DKI Tinjau Proses PPDB di SMKN 27 Jakarta: Tidak Ada Masalah yang Berarti

“Mudah-mudahan tahap kedua berlangsung tidak hanya sukses, tetapi lebih baik dari yang pertama,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan sekolah tatap muka terbatas hanya boleh dilakukan dua hari dalam seminggu untuk setiap siswa.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:17
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19