Kompas TV regional berita daerah

Gendongan Bayi Buatan Ibu Rumah Tangga Tembus Pasar Eropa

Selasa, 8 Juni 2021 | 18:18 WIB

MALANG, KOMPAS.TV - Bagi yang memiliki bayi, gendongan merupakan salah satu barang yang wajib dimiliki. Di Kota Malang, Jawa Timur, ada seorang ibu rumah yang sukses memproduksi gendongan bayi aman dan kuat. Bagusnya kualitas barang membuat gedongan itu dipasarkan hingga luar negeri.

Adalah Thiva Amaturrahman, warga Kota Malang, Jawa Timur, yang sukses membuat gendongan kuat dan aman. Ide membuat gendongan yang kuat dan aman itu berawal dari pengalaman buruknya. Saat itu pengait gendongan pecah hingga membuat bayinya terjatuh.

Thiva pun tak mau pengalaman buruknya itu menimpa ibu-ibu lainnya. Ia kemudian melakukan riset dan beberapa percobaan hingga ia berhasil membuat gendongan yang kuat dan aman bagi bayi.

Kini gendongan bayi buatannya banyak diminati oleh ibu-ibu. Awalnya Thiva menitipkan produk gendongannya di toko perlengkapan bayi. Perlahan produknya mendapat respon positif dari pasar dan menjadi buruan warga. Bahkan produk gendongan bayinya sudah berstandar nasional indonesia.

Baca Juga: Inovasi Kotak Amal Digital, Warga Bisa Sedekah Secara Online

Produk gendongan bayi Thiva tidak hanya dijual di pasar domestik, namun juga merambah pasar luar negeri, mulai dari Asia hingga Eropa. Bahkan produknya telah mendapatkan sertifikat menggendong dari Inggris dengan kategori cara menggendong yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak dengan baik.

 

#GendonganBayi #IbuRumahTangga #Bayi #Ekspor

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Peristiwa

Jenazah Ali Kalora Dijemput Keluarga

Senin, 20 September 2021 | 12:08 WIB
Berita Daerah

Jembatan Kaca Tarik Minat Wisatawan

Senin, 20 September 2021 | 12:02 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:23
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19