Kompas TV nasional hukum

Perbaikan Alutsista di Matra Udara dan Laut Harus Jadi Prioritas Panglima TNI yang Baru

Selasa, 8 Juni 2021 | 08:09 WIB
perbaikan-alutsista-di-matra-udara-dan-laut-harus-jadi-prioritas-panglima-tni-yang-baru
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima laporan Korps Kenaikan Pangkat sebanyak 57 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/3/2021). (Sumber: Puspen Mabes TNI)

JAKARTA, KOMPAS TV - Pergantian Panglima TNI kian berembus seiring akan pensiunnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada akhir tahun 2021. Terdapat dua nama yang menguat mengisi kursi orang nomor satu di TNI tersebut, yakni KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan KASAL Laksamana TNI Yudo Margono.
  
Menanggapi hal itu, Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan, siapapun nanti yang terpilih modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) adalah hal yang prioritas. 

Ia menyoroti dua matra yang perlu diperhatikan dan dinilai mendesak alutsistanya untuk segera diperbaharui, yakni angkatan darat dan laut. Berdasarkan data Kemenhan pada Oktober 2020 pada capaian program Minimum Essential Force (MEF), TNI AD baru memiliki 77 persen kekuatan pokok minimal, TNI AL 67,57 persen, dan TNI AU 45,19 persen.

Baca Juga: Peneliti LIPI: Pengganti Panglima TNI Hadi Tjahjanto Fokus Dorong Profesionalisme

"Jika harus bicara prioritas maka saya kira alutsista TNI AU dan AL layak menjadi prioritas secara proporsional. Terkait hal ini, saya kira dengan skema yang sedang dirancang oleh Kementerian Pertahanan, hal itu akan bisa teratasi," kata Khairul kepada KOMPAS TV, Selasa (8/6/2021).

Menurut dia, upaya-upaya modernisasi alutsista yang menitikberatkan pada kemandirian negara, patut diapresiasi. 

"Hanya saja, upaya itu hingga saat ini masih menyisakan persoalan prioritas, spesifikasi, standarisasi dan sinkronisasi, yang dapat berdampak pada efektifitas, malfungsi atau tidak optimalnya pemanfaatan alutsista," ujarnya. 

Selain itu, kelemahan-kelemahan dalam hal pemeliharaan dan perawatannya, yang berdampak pada terjadinya kecelakaan, pemborosan dan kebocoran anggaran. 

Baca Juga: Pembinaan SDM dan Karier Menjadi "PR" Panglima TNI Pengganti Marsekal Hadi

"Panglima TNI yang baru mestinya harus dapat secara proaktif mendukung, mengingatkan dan mengawal upaya Kementerian Pertahanan membereskan persoalan-persoalan di atas. Termasuk juga menyangkut aspek transparansi, akuntabilitas, kehati-hatian dan kedisiplinan pada prioritas," katanya. 

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19