Kompas TV nasional politik

Rumah Raja OTT KPK Harun Al Rasyid Didatangi Orang Tak Dikenal Beberapa Hari Sebelum TWK

Senin, 7 Juni 2021 | 18:04 WIB
rumah-raja-ott-kpk-harun-al-rasyid-didatangi-orang-tak-dikenal-beberapa-hari-sebelum-twk
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al Rasyid saat hadir dalam acara Mata Najwa episode KPK Riwayatmu Kini yang digelar Kamis (27/5/2021) (Sumber: Instagram Narasi Newsroom)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al Rasyid mengaku ada orang tak dikenal mendatangi sekitar rumahnya lima hari sebelum tes wawasan kebangsaan (TWK).

Menurut tetangganya itu, dua orang tak dikenal itu menanyakan kehidupan Harun dan kegiatan keagamaan dirinya.

Kepada orang tak dikenal itu, tetangganya memberi tahu bahwa Harun mengajari anak-anak di sekitar rumahnya mengaji Alquran. 

Baca Juga: Komnas HAM Harap Pimpinan KPK Penuhi Panggilan Guna Temukan Titik Terang soal Polemik TWK

“Saya pernah kasih (Alquran) ke Pak Haji, terus Pak Haji kasihkan ke anak-anak itu. Anak saya juga ngaji ke dia (Harun),” kata Harun kepada awak media, menirukan ucapan tetangganya pada dua orang tak dikenal itu.

Harun mengaku cemas karena baru kali ini ada orang tak dikenal mendatangi sekitar rumahnya. Ia lalu melapor pada Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Ghufron mengatakan, dirinya tak tahu-menahu soal kedatangan orang-orang tak dikenal itu. Meski begitu, Ghufron menyebut Harun tak perlu khawatir.

“Sudah lah itu dia paling ingin tahu kegiatan kamu. Kasih jawaban saja, enggak ada apa-apa juga. Itu semua pasti lolos kok. Tes ini cuma pemetaan. Enggak usah khawatir,” tutur Harun menirukan ucapan Ghufron.

Saat hari tes wawasan kebangsaan, kekhawatirannya terbukti. Pewawancara TWK menanyakan kegiatan keagamaannya.

Harun juga dicecar soal yayasan pengajian yang diurus istrinya. Menurut Harun, pewawancara TWK menyinggung pendanaan yayasan yang berasal dari Arab Saudi.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Wawancara

Mendudukkan Isu Kriminalisasi Terhadap Ulama

Selasa, 28 September 2021 | 10:47 WIB
Berita Daerah

Rumah Roboh Akibat Hujan Deras

Selasa, 28 September 2021 | 10:22 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
10:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19