Kompas TV nasional update

Nadiem Makarim Sudah Meminta Sekolah-sekolah di Zona Hijau untuk Segera Gelar Belajar Tatap Muka

Minggu, 6 Juni 2021 | 16:31 WIB

KOMPAS.TV - Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim sudah meminta kepada sekolah-sekolah di daerah zona hijau untuk segera menggelar pembelajaran tatap muka terbatas.

Nadiem memahami kekhawatiran pendidik dan orangtua akan risiko penularan Covid-19 di sekolah.

Namun Nadiem juga menekankan ada risiko yang lebih besar jika tidak segera memulai pembelajaran tatap muka terbatas.

Namun kehawatiran akan pelaksanaan sekolah tatap muka secara terbatas kembali menyeruak.

Pasalnya angka kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah meningkat tajam.

Bahkan ada daerah yang sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka terpaksa dihentikan kembali.

Seperti yang terjadi di Garut, Jawa Barat, pemerintah setempat akhirnya memutuskan untuk menghentikan pembelajaran tatap muka akibat melonjaknya kasus Covid-19 pascalibur lebaran. 

Kegiatan pembelajaran tatap muka yang baru saja dibuka beberapa hari yang lalu dihentikan sementara untuk jangka waktu dua pekan ke depan dan kembali belajar secara daring. 

Pemkab Garut tak mau mengambil risiko sambil menunggu perkembangan selanjutnya.

Namun ada pula daerah yang akan tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru Juli mendatang. 

Salah satunya Kota Solo, Jawa Tengah, rencana pembelajaran tatap muka ini sudah digodok sejak lama dimulai dengan simulasi pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah. 

Pertimbangan lainnya ialah banyak daerah di Solo yang sudah masuk zona hijau serta vaksinasi guru dan staf pendidikan yang sudah memasuki tahap akhir.

Sudah lebih dari setahun sekolah tutup karena pandemi yang tak kunjung usai ini.

Pemerintah dan pemangku kepentingan pendidikan harus mengalkulasi ulang jika memang tetap ingin menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah.

Utamanya mempertimbangkan risiko penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19