Kompas TV regional hukum

Kisah Guru Honorer Utang ke Pinjol Rp3,7 Juta Buat Beli Susu Anak, Tagihan Bengkak Jadi Rp206 Juta

Sabtu, 5 Juni 2021 | 01:36 WIB
kisah-guru-honorer-utang-ke-pinjol-rp3-7-juta-buat-beli-susu-anak-tagihan-bengkak-jadi-rp206-juta
Seorang guru honorer di Kabupaten Semarang Afifah Muflihati (27) bersama kuasa hukum saat konfrensi pers, Kamis (3/6/2021). (Sumber: KOMPAS.com/istimewa)

SEMARANG, KOMPAS.TV - Seorang guru honorer di Kabupaten Semarang bernama Afifah Muflihati tidak menyangka sama sekali dirinya bisa terjerat utang mencapai ratusan juta rupiah.

Kisahnya tersebut berawal ketika wanita berusia 28 tahun itu meminjam uang kepada aplikasi pinjaman online alias pinjol sebesar Rp3,7 juta. Kini, ia harus menanggung tagihan utang yang membengkak jadi Rp206 juta.

Baca Juga: Cara Menghindari Jebakan Pinjol Ilegal, Simak Tipsnya Agar Tidak Terjerat

Muhammad Sofyan dari Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum (LPBH) Nahdlatul Ulama Cabang Salatiga, menjelaskan kliennya Afifah awalnya meminjam uang pada 20 Maret 2021.

"Saat itu klien kami melihat iklan dari aplikasi. Dari penjelasan aplikasi tersebut, dari pinjaman Rp5 juta jangka waktu 91 hari bunga 0,04 persen," kata Sofyan dikutip dari Kompas.com pada Jumat (4/6/2021).

Setelah melihat iklan itu, Afifah lantas tertarik meminjam uang. Kemudian Afifah dipandu untuk melakukan foto diri bersama Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya.

Saat itu, kata Sofyan, kliennya menyebut sama sekali tidak menandatangani persetujuan secara elektronik sewaktu pinjaman pertama. Ia hanya diminta mengirimkan foto KTP dan identifikasi wajah.

Baca Juga: Dapat Teror Debt Colector Pinjol, Korban Lakukan Ini - ROSI

"Ternyata tak sampai lima menit, rekeningnya dapat transferan dari tiga lembaga sebesar Rp3,7 juta," ucap Sofyan.

Pada saat itu, kata Sofyan, kliennya merasa ada yang janggal karena mendapat transferan uang hanya dalam waktu singkat. Karena itulah, Afifah tidak mengambil dana yang ada di ATM miliknya.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19