Kompas TV nasional kesehatan

Pemerintah Berencana Membuka Sekolah Tatap Muka Mulai Juli 2021

Jumat, 4 Juni 2021 | 23:16 WIB

KOMPAS.TV - Hampir satu setengah tahun, anak-anak Indonesia belajar di rumah untuk memutus rantai penularan covid-19.

Kini, kasus corona belum melandai. Namun, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim berkeras membuka sekolah dengan skema tatap muka pada bulan Juli.

Untuk mencapai target tersebut tenaga pendidik telah diprioritaskan sebagai penerima vaksin covid-19.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan dibukanya kembali sekolah tatap muka seharusnya bukan berdasar, karena seluruh guru sudah divaksin.

Tetapi lebih pada kesiapan sekolah dalam menggelar pembelajaran tatap muka. 

Epidemiolog Universitas Airlangga, Windhu Purnomo mengingatkan pemerintah harus mempertimbangkan kondisi epidemiologi, dua minggu sebelum membuka sekolah tatap muka.

Jika kasus corona belum melandai, maka rencana itu harus ditunda.

Di sisi lain, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut kenaikan kasus covid-19 pasca lebaran masih akan terjadi beberapa waktu ke depan.

Diprediksi, peningkatan kasus corona akan mencapai puncak pada akhir bulan Juni 2021.

Sekolah tatap muka yang telah dilaksanakan di sejumlah daerah, sempat memunculkan klaster covid-19.

Di Pekalongan, Jawa Tengah, klaster penularan covid-19 muncul di salah satu SMA.

Ada 37 guru terkonfirmasi positif corona, sehingga sekolah tersebut ditutup sementara.

Sebelumnya, di akhir Maret muncul klaster penularan di SMA 1 Sumatera Barat, Padang Panjang, dimana puluhan siswa terkonfirmasi positif corona.

Saat ini, kasus covid-19 di tanah air belum melandai.

Kesiapan pemerintah, guru, orangtua dan siswa menjadi kunci utama sebelum pembelajaran tatap muka.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


AIMAN

Siapa Sih, Gubernur Bakal Capres?

Senin, 25 Oktober 2021 | 04:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19