Kompas TV nasional kesehatan

Yenny Wahid Benarkan Sinovac Sempat Jadi Kendala Arab Saudi Terima Jemaah Indonesia

Jumat, 4 Juni 2021 | 23:17 WIB
yenny-wahid-benarkan-sinovac-sempat-jadi-kendala-arab-saudi-terima-jemaah-indonesia
Seorang perawat mengeluarkan paket dosis vaksin COVID-19 Sinovac dari lemari es di pusat kesehatan masyarakat di Hangzhou, provinsi Zhejiang pada hari Senin, 15 Maret 2021. Sinovac mengatakan vaksin COVID-19 aman untuk anak-anak usia 3-17 tahun, berdasarkan data awal, dan telah menyerahkan data tersebut ke regulator obat China untuk disetujui. (Sumber: Chinatopix Via AP)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid, membenarkan penggunaan Vaksin Sinovac menjadi salah satu kendala bagi Arab Saudi membuka negaranya untuk Jemaah dari Indonesia.

“Jadi memang awalnya ada beberapa kendala salah satu soal vaksin itu masih ada kesimpangsiuran. Apakah vaksin Sinovac yang banyak dipakai oleh masyarakat Indonesia ini diterima atau tidak oleh pemerintah Saudi,” kata Yenny Wahid kepada Kompas TV, Jumat (4/6/2021).

“Karena pemerintah saudi menerima mereka yang divaksin yang disertifikasi atau diterima oleh WHO,” tambahnya.

Saat ini, Vaksin Sinovac sudah mendapatkan sertifikasi dari organisasi kesehatan dunia WHO. Yenny Wahid mengaku sudah mengabarkan perihal ini kepada Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Essam Bin Ahmed Bin Abid Althaqafi.

“Jadi memang sudah disampaikan kepada Dubes Essam (Essam Bin Ahmed Bin Abid Althaqafi) bahwa Sinovac itu sekarang sudah diakui oleh WHO,” ujar Yenny Wahid.

Baca Juga: Pimpinan MPR Minta Masyarakat Setop Polemik Soal Jemaah Haji 2021 Batal Berangkat

“Dan beliau juga sangat gembira mendengarnya dan mengatakan akan mengabarkan langsung kepada pemerintah Saudi,” tambahnya.

Sebelumnya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, mendapat informasi Jemaah Haji Indonesia tidak bisa berangkat karena terkendala vaksin.

Pasalnya, vaksin Sinovac yang telah dibeli pemerintah belum terdaftar dalam list sertifikasi WHO sehingga ditolak oleh pemerintah Arab Saudi. Sinovac, baru mendapatkan sertifikasi dari WHO kemarin Rabu (2/6/2021).

“Ya sementara kita enggak usah bahas itu dulu, karena informasi terbaru yang kita dengar bahwa kita enggak dapat kuota haji,” katanya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19