Kompas TV internasional kompas dunia

Lakukan Perundungan Daring Terhadap Seorang Gadis yang Hujat Islam, 13 Orang di Prancis Disidang

Jumat, 4 Juni 2021 | 23:00 WIB
lakukan-perundungan-daring-terhadap-seorang-gadis-yang-hujat-islam-13-orang-di-prancis-disidang
Mila si gadis remaja yang menerima perundungan daring, termasuk ancaman pembunuhan, tampak meninggalkan gedung pengadilan di Paris, Prancis pada Kamis (3/6/2021). Mila menerima perundungan daring setelah mengunggah video yang menghujat Islam pada Januari tahun lalu. (Sumber: (AP Photo/Francois Mori)

PARIS, KOMPAS.TV – Sebanyak 13 orang disidang pada Kamis (3/6/2021) di Paris, Prancis, karena dituduh melakukan perundungan secara daring terhadap seorang gadis remaja yang mengkritik Islam di media sosial. Perundungan itu termasuk di antaranya ancaman pembunuhan terhadap sang gadis remaja.

Melansir Associated Press, kasus itu merupakan kasus pertama di bawah hukum baru yang dibuat Prancis tahun ini untuk menuntut kejahatan daring, termasuk pelecehan dan diskriminasi. Pengacara pembela meminta perpanjangan waktu, dan hakim setuju untuk menunda sidang hingga 21-22 Juni mendatang.  

Baca Juga: Anggota Parlemen Prancis Perdebatkan RUU untuk Melawan Islam Radikal

Para terdakwa yang berusia antara 18-35 tahun dari seluruh Prancis itu, menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 2 tahun dan denda 30.000 Euro (atau setara dengan Rp520 juta) jika terbukti melakukan pelecehan secara daring.

Beberapa dari 13 terdakwa juga dituduh melancarkan ancaman pembunuhan, dan terancam kurungan 3 tahun penjara dan denda hingga 45.000 Euro (atau sekitar Rp781 juta).

Si gadis remaja yang baru saja berulang tahun ke-18 dan mengidentifikasi dirinya secara daring sebagai Mila ini, pada Januari tahun lalu mengunggah video di Instagram dan TikTok yang menghina Islam. Unggahan ini kemudian dibagikan dan tersebar secara luas di media sosial.

Baca Juga: Indonesia Kecam Presiden Prancis yang Menghina Islam

Akibat unggahannya, Mila menerima banyak ancaman pembunuhan dan pelecehan lainnya. Salah seorang terdakwa mengancam akan membuat Mila seperti Samuel Paty, seorang guru sejarah di Prancis yang dipenggal pada Oktober tahun lalu setelah menunjukkan karikatur Nabi Muhammad SAW di kelasnya.

Untuk menghindari ancaman-ancaman tersebut, Mila kerap berganti sekolah dan ditempatkan di bawah perlindungan polisi. Menteri Kesetaraan pemerintah Prancis saat itu menyerukan tindakan yang lebih keras terhadap perundungan daring. Presiden Emmanuel Macron pun membela “hak menghujat” Mila.

Baca Juga: Kebohongan Murid Jadi Penyebab Kasus Guru di Prancis yang Dipenggal Tahun Lalu karena Karikatur Nabi

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19