Kompas TV klik360 cerita indonesia

Soal Utang BLBI, Mahfud MD: Tak Ada yang Bisa Sembunyi!

Jumat, 4 Juni 2021 | 15:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah resmi melantik Pokja dan Sekretariat Satgas BLBI pada hari ini Jumat, 4 Juni 2021.

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan terbentuknya Pokja dan Sekretariat Satgas BLBI ini tak lepas dari terbitnya Keppres Nomer 6/2021.

Mahfud MD meminta para obligor maupun debitur BLBI melunasi utang. Mahfud menegaskan pihak-pihak tersebut tak bisa bersembunyi karena pemerintah punya daftarnya.

"Kami harap agar semua obligor dan debitur yang akan ditagih lebih bekerja sama, koperatif karena itu uang negara," tegasnya,

Mahfud meminta para obligor maupun debitur bisa lebih pro aktif. Pemerintah, kata dia, tidak akan segan melakukan penagihan paksa apabila obligor dan debitur tidak bersikap pro aktif.

"Malah lebih bagus pro aktif, datang sendiri, saya akan selesaikan dengan cara ini. Tidak ada yang bisa sembunyi karena daftarnya ada. Jadi kami tau, Anda pun tahu," tegasnya.

Sebelumnya, Kasus BLBI bermula saat krisis 1998. Saat itu pemerintah mengeluarkan bantuan likuiditas kepada sejumlah bank yang pada saat itu terancam mengalami kebangkrutan.

"Di situlah ada pengakuan utang yang dijaminkan apa. Dari situ ada yang sudah dilunasi, sehingga keluar surat keterangan lunas," katanya.

"Ada yang belum lunasi. Penagihan agak tertunda dan agak ringan karena dari sekian dana yang dikeluarkan ada satu yang dianggap masalah yaitu dana yang menyangkut BDNI dan Sjamsul Nursalim," katanya.

Pemerintah, kata Mahfud, akan segera melakukan penagihan terhadap seluruh obligator maupun debitur BLBI yang jumlahnya diperkirakan mencapai Rp 110,45 triliun.

Video Editor: Vila Randita

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19