Kompas TV klik360 cerita indonesia

Kocak! Begini Reaksi Kapolda Metro Jaya Saat Tak Dikenali Calon Polisi

Jumat, 4 Juni 2021 | 13:24 WIB

BOGOR, KOMPAS.TV - Ada kejadian kocak saat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran berkunjung ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya di Cigombong, Bogor pada 2 Juni 2021.

"Kemarin saya mengunjungi SPN Polda Metro Jaya di Cigombong, Bogor.Sembari memeriksa barisan siswa-siswa, Saya refleks saja menanyakan beberapa pertanyaan kepada siswa," tulis Kapolda Metro Jaya di akun Instagramnya (3/6/2021).

Ia menghampiri calon polisi bernama Daniel Stephan Nadapdap dan menanyakan sejumlah hal.

"Tepat pada Daniel Stephan Nadapdap yang asal Kalimantan Utara saya tanya siapa nama kapoldanya, tentu itu wajib dia ketahui. Tapi yang bersangkutan lupa," tulisnya.

Calon Polisi itu kemudian ditanya lagi nama Kapolda Metro Jaya, yang dijawabnya diam gugup.

"Saya kejar lagi, karena sekolahnya di Polda Metro Jaya saya tanya lagi siapa Kapoldanya dia juga ga tahu. Karena sebagai siswa asal Kaltara sekolah di SPN Polda Metro Jaya, dua itulah bapaknya," cerita Kapolda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya memaklumi kealpaan dari calon polisi tersebut karena ia juga pernah mengalami hal yang sama.

"Ini bukan tanpa sebab, saya baru tersadar saya tergerak oleh alam bawah sadar pengalaman masa lalu sebagai prajurit Taruna. Saya punya pengalaman pribadi, yang serupa tapi tak sama. Saat pemeriksaan pimpinan menanyakan siapa nama Ayah saya. Saya benar-benar lupa. Totally blank. Nervous alias gugup," tulisnya.

Video Editor: Novaltri Sarelpa

Penulis : Sadryna Evanalia





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:12
MENTERI LUAR NEGERI RI RETNO MARSUDI: DUKUNGAN 1.000 VENTILATOR AUSTRALIA TIBA JUMAT TENGAH MALAM (9/7)   BMKG PERKIRAKAN SEBAGIAN WILAYAH DKI JAKARTA ALAMI HUJAN RINGAN PADA HARI INI   ARTIS NIA RAMADHANI DAN ARDI BAKRIE AJUKAN REHABILITASI DALAM KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA   BKPSDM SEBUT LURAH YANG GELAR PESTA PERNIKAHAN DI KOTA DEPOK SAAT PPKM DARURAT DINONAKTIFKAN   WAGUB DKI MENYATAKAN PENGEMUDI OJEK DAN TAKSI BERBASIS DARING WAJIB MILIKI STRP SAAT BEROPERASI DI IBU KOTA   LAPORCOVID-19: SUDAH 85 TENAGA KESEHATAN MENINGGAL DUNIA KARENA TERPAPAR KORONA DI AWAL BULAN JULI 2021   WAKIL KETUA DPR MUHAIMIN ISKANDAR USULKAN PEMERINTAH BERIKAN BANTUAN TUNAI KEPADA MASYARAKAT SELAMA PPKM DARURAT   MENAKER MINTA PERUSAHAAN IZINKAN PEKERJA YANG MEMILIKI KOMORBID, IBU HAMIL, ATAU MENYUSUI, WFH SAAT PPKM DARURAT   MENKO MARVES MINTA ALAT TES COVID-19 DISEDIAKAN DI PELABUHAN UNTUK PELAKU PERJALANAN BIDANG ESENSIAL DAN KRITIKAL   KEMENKES: INDONESIA AKAN TERIMA BANTUAN OKSIGEN DARI SINGAPURA, AUSTRALIA, HINGGA TIONGKOK   MENKES SEBUT INDONESIA BISA TERIMA SEBANYAK 441 JUTA DOSIS VAKSIN COVID-19 SECARA BERTAHAP HINGGA AKHIR TAHUN   MENKES: RUMAH SAKIT YANG MEMBUTUHKAN OKSIGEN BISA LAPOR LEWAT SITUS SIRS.KEMKES.GO.ID/FO   MENKES JADIKAN NILAI CT VALUE YANG RENDAH SEBAGAI INDIKASI SUATU DAERAH TELAH DIMASUKI VARIAN DELTA   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: VARIAN DELTA MEMILIKI CIRI-CIRI YAITU HASIL CT VALUE YANG RENDAH DAN LEBIH CEPAT MENULAR