Kompas TV nasional hukum

SIM C Dibagi Tiga Golongan, Ini Persyaratan Baru yang Harus Diperhatikan

Jumat, 4 Juni 2021 | 10:53 WIB
sim-c-dibagi-tiga-golongan-ini-persyaratan-baru-yang-harus-diperhatikan
Ilustrasi SIM C baru (Sumber: KompasTV/Agus Ilyas)

SOLO, KOMPAS.TV - Ada sejumlah persyaratan baru untuk pembuatan SIM C, hal tersebut berkaitan dengan keluarnya aturan baru, yakni Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Diketahui mulai tahun ini, SIM C akan digolongkan menjadi tiga, yaitu SIM C, SIM CI, dan SIM CII. Peraturan baru ini diketahui akan mulai efektif pada akhir tahun nanti, sementara sejak Februari hingga Agustus Polri akan melakukan sosialisasi.

Beberapa persyaratan baru untuk pembuatan SIM C bagi pengendara sepeda motor, antara lain usia, administrasi, kesehatan, dan lulus ujian.

Baca Juga: Resmi, SIM C Dibagi Menjadi Tiga Golongan, Apa Bedanya?

Dilansir dari Perpol Nomor 5 Tahun 2021, berikut ini syarat yang harus diperhatikan:

1. Usia

  • Pemohon SIM C minimal berusia 17 tahun dan berlaku untuk mengemudikan jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc (centimeter cubic).
  • Pemohon SIM CI minimal berusia 18 tahun, serta berlaku untuk mengemudikan jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc (centimeter cubic) dan pemohon sudah memiliki SIM C yang telah digunakan selama 12 bulan sejak SIM diterbitkan.
  • Sementara untuk bisa mendapatkan SIM CII, pemohon minimal berusia 19 tahun. SIM ini berlaku untuk mengemudikan kendaraan jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc (centimeter cubic). Selain itu, pemohon harus sudah memiliki SIM CI yang telah digunakan selama 12 (dua belas) bulan sejak SIM CI diterbitkan.

Baca Juga: Aturan Baru 3 Jenis SIM C untuk Motor, Segini Tarif Pembuatannya

2. Administrasi

Sejumlah persyaratan administrasi yang harus diikuti untuk penerbitan SIM, yaitu:

  • Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran SIM secara manual atau menunjukkan tanda bukti pendaftaran secara elektronik
  • Melampirkan fotokopi dan memperlihatkan identitas diri KTP elektronik bagi warga negara Indonesia atau dokumen keimigrasian bagi warga negara asing
  • Melampirkan fotokopi sertifikat pendidikan dan pelatihan mengemudi yang asli yang dikeluarkan oleh sekolah mengemudi yang terakreditasi, paling lama 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkan
  • Melampirkan fotokopi surat izin kerja asli dari kementerian yang membidangi ketenagakerjaan bagi warga negara asing yang bekerja di Indonesia
  • Melaksanakan perekaman biometri berupa sidik jari dan/atau pengenalan wajah maupun retina mata
  • Menyerahkan bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak

Baca Juga: SIM C Sekarang Ada Golongan CI dan CII, Apa Itu?

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19