Kompas TV regional sosial

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Tolak Sekolah Tatap Muka: Tanya Sama Tuhan, Turun Tidak Covid

Jumat, 4 Juni 2021 | 02:25 WIB
gubernur-sumut-edy-rahmayadi-tolak-sekolah-tatap-muka-tanya-sama-tuhan-turun-tidak-covid
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Sumber: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut)

SUMATERA UTARA, KOMPAS.TV - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, memilih tidak mengizinkan wilayahnya menggelar kegiatan sekolah tatap muka dalam waktu dekat.

Pasalnya, Edy tidak mau mengambil risiko lantaran kasus Covid-19 di Sumatera Utara belum bisa dipastikan bahkan cenderung terus melonjak.

Baca Juga: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Jawab Protes Bobby Nasution: Kalau Tidak Tahu, Tanya Tuhan

"Tatap muka belum saya izinkan, tergantung situasi, Covid-19 masih menghantui kita semua," kata Edy pada Kamis (3/6/2021).

Ia khawatir dengan dibukanya kegiatan sekolah tatap muka, bisa menimbulkan klaster Covid-19 baru di Sumatera Utara. Karena itu, dia tidak ingin siswa menjadi korban.

"Tak mungkin anak-anak kita korbankan hanya gara-gara kita menuntut pendidikan tatap muka," ujarnya.

Meskipun demikian, Edy mengaku bakal menerapkan sekolah tatap muka jika angka Covid-19 bisa turun terlebih dahulu.

"Tanya sama Tuhan, turun tidak Covid. Kalau turun (angka Covid-19), besok kita buka itu (sekolah)," ujar Edy.

Baca Juga: Gubsu Edy Rahmayadi Ancam Pecat 2 Dokter yang Menjual Vaksin

Lebih lanjut, mantan Pangkostrad itu menuturkan pihaknya bakal membahas terlebih dahulu dengan psikolog anak, dokter anak, guru, hingga tokoh masyarakat terkait penerapan kebijakan sekolah tatap muka.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19