Kompas TV nasional hukum

Polisi Tangkap 5 Orang Diduga Simpatisan Rizieq Shihab

Kamis, 3 Juni 2021 | 17:56 WIB

KOMPAS.TV - Polisi menangkap 5 orang diduga simpatisan Rizieq Shihab.

Kelimanya bertindak mencurigakan di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur, jelang sidang tuntutan kasus tes usap Rumah Sakit UMMI.

Dalam kasus ini, Rizieq dituntut 6 tahun penjara.

Lima orang itu berada dalam satu mobil, yang datang dari Karawang, Jawa Barat.

Polisi menghentikan mobil yang digunakan kelimanya karena dinilai mencurigakan dengan bolak-balik mengelilingi area Pengadilan Negeri Jakarta Timur sebanyak empat kali.

Lima orang diduga simpatisan Rizieq ini ingin memantau jalannya sidang kasus tes usap Rumah Sakit UMMI. 

Polisi turut menggeledah mobil yang digunakan kelima orang itu. Hingga akhirnya, mereka dibawa untuk diperiksa lebih lanjut di Polres Jakarta Timur.

Polisi akan mendalami motif kelimanya yang dinilai bertindak tidak wajar di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Dalam sidang kasus tes usap Rumah Sakit UMMI, penjagaan ketat dilakukan tim gabungan TNI, Polri dan dinas terkait lainnya.

Ada tiga ring penjagaan mulai di dalam ruang sidang, area luar, hingga tim pengamanan yang berkeliling di sekitar wilayah Pengadilan Jakarta Timur.

Jaksa menuntut Rizieq Shihab enam tahun penjara, dalam kasus tes usap Rumah Sakit UMMI. Rizieq sebelumnya didakwa menyebarkan berita bohong atas tes usapnya pada November tahun lalu.

Jaksa menilai tindakan Rizieq meresahkan masyarakat, juga tidak mendukung pemerintah dalam pencegahan penyabaran covid-19.

Sementara menantu Rizieq, Hanif Alatas dituntut dua tahun penjara karena turut serta menyiarkan berita bohong.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:36
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19