Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Mulai Besok, Diskon PPnBM Dikurangi Jadi 50 Persen

Senin, 31 Mei 2021 | 12:34 WIB
mulai-besok-diskon-ppnbm-dikurangi-jadi-50-persen
Ilustrasi suasana booth di IIMS. (Sumber: Kompas.com / TAM)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Hari ini, Senin (31/05/2021) adalah batas waktu terakhir berlakunya keringanan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) untuk mobil sebesar 100 persen dari tarif. Karena mulai besok, Selasa (01/06/2021), keringanan PPnBM yang berlaku hanya 50 persen dari tarif.

Hal ini sesuai dengan aturan pemerintah beberapa waktu lalu terkait pemberian insentif PPNBM untuk mobil dibawah 1.500 cc dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 70 persen, yaitu:

  • Insentif bebas PPnBM 100 persen dari tarif, mulai berlaku pada 1 Maret 2021-31 Mei 2021.
  • Insentif bebas PPnBM sebesar 50 persen dari tarif mulai 1 Juni 2021- 31 Agustus 2021
  • Insentif bebas PPnBM sebesar 25 persen dari tarif mulai 1 September 2021- 31 Desember 2021

Baca Juga: Astra International Sebut Keringanan PPnBM untuk Mobil Sangat Menolong

Ketua I Gabungan Industri Kendaran Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto mengatakan, insentif PPnBM sebesar 100 persen dari tarif yang sudah berlaku selama 3 bulan membuat penjualan mobil naik hingga 2 kali lipat.

Khusus untuk bulan Mei, ia memperidiksi penjualan mobil sekitar 80.000-85.000 unit.

"Kalau kami menilainya itu tepat sasaran dan membuat semua pihak happy, " kata Jongkie dalam keterangan resminya, dikutip Senin (31/05/2021).

Sedangkan terkait pengurangan diskon  PPnBM menjadi 50 persen dari tarif, Jongkie mengakui hal itu juga bisa mengurangi penjualan mobil. Namun ia menyerahkan kepada pemerintah apakah akan tetap mengurangi diskon PPnBM atau memperpanjang diskon PPnBM 100 persen.

Baca Juga: Megawati Sebut SIN Dorong Penerimaan Pajak dan Cegah Korupsi

"Tergantung evaluasi pemerintah terhadap 3 bulan kemarin itu. Memang ada penerimaan pajak yang berkurang karena pemerintah harus menanggung PPnBM. Tapi kan dengan naiknya penjualan mobil, pemerintah juga dapet PPN, PPH, pemda dapat bea balik nama, dan pajak kendaraan bermotor yang lebih banyak, " ungkapnya.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, insentif PPnBM diberikan untuk meningkatkan penjualan mobil yang anjlok akibat pandemi. Harga mobil akan jadi lebih murah karena kebijakan ini.

Penulis : Dina Karina | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Peristiwa

82 Kelurahan di Jakarta Rawan Banjir

Jumat, 15 Oktober 2021 | 03:35 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19