Kompas TV klik360 cerita indonesia

Epidemiolog: Malaysia Lockdown, Indonesia Harus Waspada!

Minggu, 30 Mei 2021 | 19:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Indonesia harus mewaspadai lonjakan kasus harian Covid-19. Hal ini mengingat Malaysia telah memberlakukan lockdown nasional akibat lonjakan kasus Covid-10 usai lebaran.

Epidemiolog Griffith University mengatakan pemerintah dan masyarakat Indonesia harus belajar dari situasi yang terjadi di Malaysia.

"Sangat penting untuk kita kalau pemerintah dan masyarakat belajar dari situasi yang saat ini terjadi di Malaysia pertama adalah pesan penting nya karena ini alarm yang sangat jelas untuk Indonesia," kata Dicky Budiman.

Menurut Dicky secara garis besar, situasi Indonesia sebenarnya jauh lebih serius dari Malaysia.

"Secara garis besarnya adalah situasi Indonesia jauh lebih serius dari Malaysia dan jauh lebih memprihatinkan," ujarnya.

Hal ini karena menurutnya pengetesan Covid-19 di Indonesia jauh lebih rendah daripada di Malaysia.

"Tes positif mereka yang sekitar 6% dan kalau dibandingkan dengan Malaysia di tes positif dia 6% kita Katakanlah di 9, sekian persen testing mereka Malaysia itu 3 kali lebih banyak daripada testing yang dilakukan oleh 1000 orang yang per 1000 orang 3 kali lebih banyak jadi standar Who," jelas Dicky.

Video Editor: Lisa Nurjannah
 

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19