Kompas TV nasional politik

Menyoal TWK Pegawai KPK, Begini Kata Romo Benny Staf Khusus Ketua Pengarah Ideologi Pancasila

Sabtu, 29 Mei 2021 | 21:22 WIB
menyoal-twk-pegawai-kpk-begini-kata-romo-benny-staf-khusus-ketua-pengarah-ideologi-pancasila
Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Rumah Kebudayaan Nusantara)

JAKARTA, KOMMPAS.TV - Antonius Benny Susetyo, staf khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) enggan merespon lebih jauh soal tes wawasan kebangsaan (TWK) bagi pegawai KPK.

“Mengenai pegawai KPK yang tidak lolos wawasan kebangsaan ya kami tidak mempunyai kewenangan untuk merespons. Karena itu kewenangan dari lembaga masing-masing,” kata Romo Benny kepada KompasTV, Sabtu (29/5/2021).

“Kami berharap proses menjadi pegawai negeri itu sudah standar dan semua proses harus dilalui,” tambahnya.

Baca Juga: Sebanyak 73 Guru Besar Antikorupsi Surati Presiden Jokowi Terkait Polemik TWK KPK

Benny tidak berkomentar dalam, ia hanya bercerita tahap seleksi pegawai di lembaganya, BPIP. Kata Benny, tes wawasan kebangsaan juga menjadi tahap seleksi dan harus diikuti oleh calon pegawai.

Namun, di BPIP ada 5 tahapan seleksi untuk menjadi pegawai negeri, yakni tes wawasan kebangsaan, tes psikologi, tes wawancara dan pembuatan makalah.

Di tahap akhir, kata Benny, calon pegawai akan ditelusuri rekam jejaknya oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

“Tes seleksi bagi pegawai negeri sudah menjadi standar yang berlaku, dan harus dilalui oleh setiap calon pegawai,” kata Benny.

Baca Juga: Bertemu PGI, Pegawai KPK Tak Lulus TWK Bantah Tuduhan Taliban dan Anti-Pancasila

Setelah tes assessment wawasan kebangsaan, lanjut Benny, maka harus melalui tahap kedua, tes psikologi.

Penulis : Hedi Basri | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19