Kompas TV internasional kompas dunia

Hindari Peraturan Pembatasan Covid-19, Pasangan di India Sewa Pesawat untuk Menikah di Udara

Kamis, 27 Mei 2021 | 20:57 WIB
hindari-peraturan-pembatasan-covid-19-pasangan-di-india-sewa-pesawat-untuk-menikah-di-udara
Pasangan dari India ini menikah di udara setelah menyewa pesawat untuk menghindari peraturan pembatasan Covid-19. (Sumber: Twitter)

TAMIL NADU, KOMPAS.TV - Demi bisa menghindari peraturan pembatasan Covid-19, pasangan di India menyewa pesawat dan menikah di udara.

Hal itu mereka lakukan agar pernikahannya bisa dihadiri lebih dari 160 tamu. Di India keramaian orang sebanyak itu telah melanggar aturan pembatasan Covid-19.

Adalah pasangan Rakesh dan Daksina dari Madurai, Tamil Nadu, yang melakukannya. Tamil Nadu saat ini memang menerapkan protokol ketat terkait peraturan pembatasan Covid-19.

Dilaporkan 9news, negara bagian di India tersebut membatasi tamu yang hadir untuk acara pernikahan hanya 50 orang karena gelombang kedua Covid-19 yang kian parah di sana.

Baca Juga: Buntut Kasus Penerbangan Ryanair, Uni Eropa Meminta Maskapai Hindari lewat Belarusia

Seperti dikutip World of Buzz, Kamis (27/5/2021), pada sebuah video di media sosial terlihat pengantin yang telah menggunakan baju pernikahan memasuki pesawat.

Ketika pesawat tengah terbang di udara, mereka terlihat melangsungkan pernikahan. Ketika itu, pengantin pria mengalungkan Mangalsutra ke leher pengantin perempuan.

Mereka bahkan terlihat berfoto bersama saat duduk di kursi pesawat, dengan sang perempuan masih menggunakan baju pengantinnya.

Berdasarkan laporan Hindustan Times, keduanya menyewa pesawat SpiceJet dan melakukan penerbangan dari Madurai ke Bangalore.

Mereka pun melewati kuil bersejarah Meenakshi Amman.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19