Kompas TV nasional update corona

BPOM Hentikan Peredaran Obat Covid-19 dari Tiongkok

Kamis, 27 Mei 2021 | 17:50 WIB

KOMPAS.TV - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menghentikan rekomendasi peredaran obat covid-19 dari Tiongkok, Linhua Qingwen Capsules karena lebih besar risiko ketimbang manfaatnya.

Obat ini sempat memperoleh persetujuan BNPB atas rekomendasi Badan Pom pada 2020 melalui Sistem Layanan Perizinan Tanggap Darurat.

Baca Juga: BPOM Bersama KIPI Lakukan Investigasi Keamanan dan Mutu Vaksin Covid AstraZeneca Batch CTMAV547

Namun setelah melalui kajian lebih lanjut obat jenis ini diketahui mengandung bahan berbahaya yang bisa memicu masalah pada jantung dan pembuluh darah serta sistem saraf pusat.

Melansir dari Kompas.Com, Hal tersebut disebabkan, karena terdapat kandungan bahan Ephedra dalam obat China Lianhua Qingwen Capsules Donasi, yang mana bahan ini dilarang penggunaannya.

Dijelaskan pakar Farmakologi & Clinical Research Supporting Unit dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Nafrialdi, PhD, SpPD, ephedra adalah obat golongan simpatomimetik, yang punya efek terhadap sistem kardiovaskular.

Penulis : Natasha Ancely





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:53
POLRES JAKARTA BARAT MUSNAHKAN 165 KILOGRAM GANJA DAN 4,5 KILOGRAM SABU HASIL SITAAN   SEBANYAK 28 WARGA BINAAN RUTAN SALEMBA, JAKPUS, DAPAT REMISI WAISAK   POLRES TANGERANG SELATAN GAGALKAN PEREDARAN NARKOBA SENILAI RP 2,64 MILIAR JARINGAN ACEH-JABODETABEK   KAPOLRI MINTA PERSONEL SATGAS NEMANGKAWI JUGA KAWAL AGENDA PEMBANGUNAN DI PAPUA   MENTERI PPPA SEBUT PERLINDUNGAN ANAK JADI TANGGUNG JAWAB SELURUH MASYARAKAT   WAMENKES: HINGGA KINI SUDAH ADA 19 KASUS TRANSMISI LOKAL "VARIANT OF CONCERN" DI INDONESIA   WAMENKES DUGA MUTASI KORONA DI CILACAP MENYEBAR LEBIH CEPAT, DARI 14 KASUS MELONJAK JADI 49   WAMENKES PREDIKSI PUNCAK KASUS COVID-19 PASCA-LEBARAN TERJADI PERTENGAHAN JUNI 2021   PRESIDEN JOKOWI: RAKYAT TUNGGU MANFAAT SETIAP RUPIAH YANG DIBELANJAKAN PEMERINTAH   TARGETKAN EKONOMI TUMBUH 7 PERSEN, PRESIDEN JOKOWI SEBUT BUKAN ANGKA MUSTAHIL   PRESIDEN INGATKAN TARGET PERTUMBUHAN EKONOMI RI DI KUARTAL KEDUA 2021 SEBESAR 7 PERSEN   PRESIDEN JOKOWI: PERSOALAN AKURASI DATA SEBABKAN PENYALURAN BANSOS LAMBAT, TIDAK TEPAT SASARAN   KSAD JENDERAL ANDIKA PERKASA: SEL DENDRITIK GUNA TINGKATKAN IMUNITAS TUBUH TERHADAP COVID-19   KSAD JENDERAL ANDIKA PERKASA DUKUNG PENELITIAN SEL DENDRITIK UNTUK MENGHADAPI COVID-19