Kompas TV regional berita daerah

Gagal Panen Petani Jual Gabah Kepeternak Sapi

Rabu, 26 Mei 2021 | 17:05 WIB

SUKABUMI,KOMPAS.TV - Petani di wilayah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, merugi karena mengalami gagal panen akibat kekeringan. Sekitar puluhan hektar sawah alami gagal panen karena sawahnya tak teraliri air.



Para petani di wilayah Blok Sawah Lega, Kampung Sukatani, Desa dan Kecamatan  Ciracap Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, saat ini mengalami kerugian dari hasil tanam padi karena mengalami gagal panen. Padi yang ia tanam di sawahnya tersebut mengering karena sawahnya tak teraliri air akibat kekeringan. Hingga saat ini kekeringan pun sudah berjalan sekitar 2 bulan.

Sekitar puluhan hektar sawah yang sudah mengalami gagal panen, sehingga para petani harus memotong padinya yang mengering, dan menjual gabahnya ke peternak sapi untuk dijadikan pakan sapi. Meski gabah tersebut bisa dijual, namun sangat jauh untuk menutupi modal biaya yang ia keluarkan untuk menanam padi. Mereka pun hanya dibayar seikhlasnya oleh peternak sapi, yang biasanya hanya 20 ribu rupiah dalam sekali kirim.


Setidaknya di Blok Sawah Lega ini ada sekitar 350 hektar sawah, yang terancam gagal panen karena kekeringan. Masyarakat berharap ada solusi dari Pemerintah yaitu pembangunan saluran irigasi yang memadai untuk mensuplasi air untuk pesawahan di wilayah Ciracap ini.


Sementara itu wilayah Ciracap sendiri adalah salah satu wilayah penghasil padi terbesar di Kabupaten Sukabumi.

Penulis : KompasTV Sukabumi

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:44
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19