Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ini Jejak Mayjen TNI Dudung Abdurachman: Lucuti Baliho FPI hingga Tumpas Premanisme Debt Collector

Rabu, 26 Mei 2021 | 14:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman resmi diangkat menjadi Pangkostrad.

Keputusan ini tertuang dalam salinan keputusan Panglima TNI No Kep/435/V/2021 yang berisikan mutasi dan promosi jabatan 80 Perwira Tinggi TNI.

Dudung diketahui menjabat sebagai Pangdam Jaya sejak 27 Juli 2020, meski baru 10 bulan sepak terjang Mayjen Dudung sering mendapat perhatian publik.

Diantaranya seperti Dudung secara tegas mengintruksikan anggotanya untuk mencopot baliho organisasi Front Pembela Islam atau FPI yang bertebaran di DKI Jakarta pada November 2020 lalu.

Ia juga secara tegas mengusulkan agar organisasi FPI dibubarkan saja.

"Kalau perlu FPI bubarkan saja itu. Bubarkan saja. Kalau coba-coba dengan TNI, mari. Sekarang kok mereka ini seperti yang ngatur, suka-sukanya sendiri," kata Dudung.

Pernyataan Dudung ini bahkan mendapat kritis pedas hingga dukungan dari para pejabat maupun warganet.

Pada Mei 2021, Dudung juga memberikan reaksi yang keras terhadap para debt collector yang berperilaku seperti preman di wilayah DKI Jakarta.

Hal ini dilakukan setelah salah satu anggota Badan Pembina Desa dihadang 11 orang Debt Collector saat akan mengantar warga ke rumah sakit.

"Rencananya kita akan tumpas, tidak ada kegiatan yang rugikan masyarakat tidak ada tindakan yang bisa memberi rasa cemas, rasa takut, kita ciptakan Jakarta ini harus tentram, damai," kata Dudung.

Dudung merupakan lulusan Akmil pada tahun 1988 dari kecabangan Infantri. Perjalanannya hingga menjadi Pangkostradini dimulai dari Nol.

Dudung kini diangkat menjadi Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Eko Margiyono. Eko kini menjabat sebagai Kasum TNI.

Video Editor: Rengga

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19