Kompas TV nasional politik

PDIP Dinilai Berupaya Mempermalukan dan Meruntuhkan Kewibawaan Ganjar Pranowo

Senin, 24 Mei 2021 | 14:44 WIB
pdip-dinilai-berupaya-mempermalukan-dan-meruntuhkan-kewibawaan-ganjar-pranowo
Unggahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait percakapannya dengan Dokter Handoko Gunawan, Jumat 20 Maret 2020 (Sumber: Instagram @ganjar_pranowo)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dinilai telah mempermalukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Lantaran, PDI Perjuangan telah tebang pilih dalam menentukan kehadiran pada acara yang dihadiri oleh sejumlah kepada daerah.

Pernyataan itu disampaikan oleh Pengamat Politik Uin Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, Senin (24/5/2021).

“Ganjar Pranowo sedang dipermalukan dan ditelanjangi oleh partainya sendiri,” kata Adi Prayitno.

Baca Juga: Pengamat: PDIP Dihadapkan Pada Pertarungan Popularitas dan Struktural dalam Rivalitas Ganjar-Puan

“Bagaimana mungkin sebagai Gubernur Ganjar pranowo tidak diundang sementara kepala daerah yang lain nya diundang,” tambah Adi.

Sikap PDIP, sambung Adi, jelas meruntuhkan Ganjar Pranowo sebagai Gubernur sekaligus kader.

“Jelas ini meruntuhkan kewibawaan Ganjar Pranowo, sebagai Gubernur ditelanjangi, Ganjar tidak diundang karena dituding punya ambisi untuk maju di 2024,” ucap Adi.

Di samping itu, lanjut Adi, ini sekaligus mempertontonkan bahwa ada kelompok tertentu di internal PDI P yang tidak nyaman dengan elektabilitas Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024.

“Pertanyaan publik, apa yang salah, apa yang haram, ketika Ganjar punya mimpi dan ambisi untuk menjadi capres dari PDIP,” katanya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19