Kompas TV bisnis kompas bisnis

Yuk, Kenali Untung-Rugi Perdagangan Aset dan Mata Uang Kripto

Senin, 24 Mei 2021 | 11:20 WIB

KOMPAS.TV - Berbeda dengan transaksi di pasar modal, sistem perdagangan aset kripto tak pernah kenal libur alias 24 jam.

Mata uang kripto merupakan aset yang sangat berharga karena nilainya melonjak drastis belakangan ini.

Salah satu mata uang kripto yang sudah dikenal banyak orang adalah bitcoin yang harganya sempat pecah rekor pada 8 Januari lalu yakni di level US$ 41.973 atau setara Rp 587 juta.

Bitcoin pertama kali diluncurkan pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Bitcoin adalah aset yang tak terikat dengan bank sentral manapun.

Bitcoin kini telah menjadi mata uang kripto dengan nilai paling tinggi di dunia dengan jumlah yang terbatas yakni hanya 21 juta keping.

Dalam dunia bitcoin, ada trader dan miners. Trader adalah orang yang membeli dan menjual bitcoin, sementara miners adalah orang yang menjalankan server bitcoin yakni bertugas memverifikasi transaksi bitcoin, kemudian mendapatkan imbalan bitcoin dan alternative coin (altcoin). 

Selain Bitcoin, ada juga Ethereum (ETH). Analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono mengatakan, uang kripto Ethereum merupakan salah satu yang punya peluang besar setelah bitcoin.

Selain Bitcoin dan Ethereum, masih ada ratusan jenis mata uang kripto lainnya.

Konsekuensi investor kripto ialah harus bersiap dengan fluktuasi yang sewaktu-waktu bisa naik dan turun tanpa batasan dan bisa terjadi dalam 24 jam. Artinya, mata uang kripto ini bisa naik secara drastis dan juga turun secara drastis pula.

Hal ini berbeda dengan investasi saham di bursa yang memiliki Auto Reject Bawah sebagai batasan penurunan terendah harga saham dalam sehari. 

Bitcoin sempat merosot setelah CEO Tesla, Elon Musk mengumumkan pada bulan Mei bahwa Tesla tidak akan lagi menerima bitcoin untuk pembelian mobil listriknya.  

Lantas, apa untung ruginya dari sistem transaksi kripto ini? Simak penjelasan selengkapnya dari Wartawan Senior Kontan, Djumyati Partawidjaja.

Penulis : Anjani Nur Permatasari

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19