Kompas TV internasional kompas dunia

Dorong Program Vaksinasi Lokal, Distrik di Thailand Buat Undian Berhadiah Sapi

Sabtu, 22 Mei 2021 | 18:34 WIB
dorong-program-vaksinasi-lokal-distrik-di-thailand-buat-undian-berhadiah-sapi
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Sumber: AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)

THAILAND, KOMPAS.TV – Dalam upaya untuk mendorong gerakan vaksinasi lokal, sebuah distrik di utara Thailand meluncurkan undian berhadiah bagi warga yang telah divaksin Covid-19 untuk memenangkan seekor sapi setiap minggunya hingga akhir tahun ini.

Dilansir dari beberasa sumber media, mulai bulan depan, satu orang yang beruntung di distrik Mae Chaem di Provinsi Chiang Mai akan dipilih secara acak tiap minggu untuk memenangkan seekor sapi muda senilai 10.000 baht atau sekitar Rp4,5 juta.

Sejak diumumkan awal pekan ini, kampanye ini direncanakan berlangsung selama 24 minggu dan mendapat antusiasme tinggi di kota berpenduduk 43 ribu jiwa itu.

“Jumlah pendaftar vaksinasi meningkat dari ratusan ke ribuan hanya dalam hitungan hari, warga desa sangat suka sapi, karena sapi dapat dijual kembali” kata kepala distrik Boonlue Thamtharanurak kepada Reuters.

Menurut Boonlue, lebih dari 4.000 orang dari kelompok prioritas, termasuk lansia berusia lebih dari 60 tahun dan mereka dengan kondisi khusus, sudah terdaftar untuk divaksin.

Baca juga: Thailand Deteksi Varian India Pertama pada Seorang Perempuan Hamil yang Baru Kembali dari Pakistan

Program vaksinasi akan dimulai pada 7 Juni, bertepatan dengan peluncuran gerakan vaksinasi nasional dari pemerintah.

Sementara itu, provinsi-provinsi lain di Thailand juga membuat kampanye kreatif serupa untuk mendorong warganya mendaftar vaksinasi, seperti misalnya hadiah kalung emas, kupon potongan harga, atau uang tunai.

Setidaknya sudah 1,64 juta orang di Thailand mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin virus corona dari total 66 juta jiwa. Sejauh ini, sudah lebih dari 7 juta orang mendaftarkan diri untuk mendapatkan imunisasi tersebut.

Untuk diketahui, Thailand menghadapi wabah virus Corona terbesar, dengan 119.585 kasus dan 703 kematian dalam dua bulan terakhir.

Penulis : Baitur Rohman | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19