Kompas TV internasional kompas dunia

Puluhan TKI di Saudi Tidak Bisa Pulang karena Gajinya Belum Dibayar, ini Janji KJRI Jeddah

Jumat, 21 Mei 2021 | 11:34 WIB
puluhan-tki-di-saudi-tidak-bisa-pulang-karena-gajinya-belum-dibayar-ini-janji-kjri-jeddah
Warga shelter KJRI Jeddah yang merayakan lebaran di tengah penyelesaian permasalahan (Sumber: kemlu.go.id)

JEDDAH, KOMPAS.TV - Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah berhasil mengupayakan kembalinya hak finansial Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Arab Saudi.

Dalam tiga tahun terakhir hingga Maret 2021, pihaknya telah memperjuangkan hak finansial TKI sebanyak SAR 19.274.741 atau setara dengan Rp73,8 miliar.

Meski demikian, dari data yang dihimpun pada tahun 2020, besaran hak kompensasi menurun dari tahun 2019.

Baca Juga: Dua Varian Mutasi Covid-19 Ditemukan di Jawa Timur Menginfeksi TKI yang Pulang dari Malaysia

Pada tahun 2019 hak kompensasi yang berhasil diperjuangkan KJRI Jeddah sebesar SAR 6.476.804 atau setara Rp24 Miliar sementara pada tahun 2020 turun menjadi 4.792.351 ataru setara Rp18 Miliar.

Namun begitu, penurunan tidak akan mempengaruhi upaya KJRI Jeddah memfasilitasi TKI dalam mendapatkan hak kompensasi finansialnya. Terutama mendapatkan gaji yang belum dibayar majikan. 

"KRI Jeddah akan terus memperjuangkan hak-hak finansial rekan-rekan PMI/TKI di Arab Saudi. Sebagai bentuk kepedulian dan keberpihakan KJRI Jeddah," tulis KJRI Jeddah dalam keterangan resminya dikutip Jumat (21/5/2021).

Menurut KJRI Jeddah dalam laman resminya, penurunan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh penurunan jumlah TKI yang memiliki konsekuensi pengembalian hak finansial dan juga kebijakan lockdown di Arab Saudi.

Sebagai informasi, ada tiga kluster hak finansial yang diperjuangkan oleh Tim Pelayanan dan Perlindungan KJRI Jeddah.

Baca Juga: Polisi Arab Saudi Tangkap TKI Youtuber karena Tuduhan Eksploitasi Anak

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Zaki Amrullah

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19