Kompas TV klik360 cerita indonesia

Kelompok MIT Terus Teror, Warga Poso Kirim Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi

Selasa, 18 Mei 2021 | 20:46 WIB

POSO, KOMPAS.TV - Puluhan Warga Poso Provinsi Sulawesi Tengah yang tergabung dalam  perwakilan masyarakat Kampai Tampo Lore  mendatangi gedung DPRD Poso untuk menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Senin (17/5) Siang.

Puluhan  orang  perwakilan warga  menggunakan pakaian hitam dengan ikat kepala pita merah putih sebagai tanda berkabung  mendatangi gedung DPRD Poso untuk  menyampaikan aspirasiny.

Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua  DPRD Poso, Sesi KD Mapeda bersama sejumlah anggota DPRD lainnya yang juga ikut menggunakan ikat pita merah putih dikepala sebagai simbol belasungkawa atas tewasnya empat orang warga desa Kalemago, Kecamatan Lore Timur pada selasa 11 mei pekan lalu.

Ketua Perwakilan Warga Kecamatan Lore Sahir Sampeali membacakan surat terbuka kepada Presiden Jokowi meminta agar segera turun tangan untuk hadir di Poso sehingga penuntasan sisa kelompok DPO Teroris pimpinan Ali Kalora yang berjumlah sembilan orang segera berakhir.

Menurutnya, selama kurun waktu 22 tahun pelaksanaan Operasi Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso oleh Polri justru tidak memberikan rasa aman terhadap warga khususnya petani tapi bahkan korban dari warga sipil semakin bertambah sehingga jaminan keamanan warga jauh dari harapan.

Dalam kesempatan tersebut, Sahir sampaikan lima poin isi tuntutan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo antara lain meminta Presiden untuk hadir di tanah Poso sebagai konsekuensi perlindungan warga poso, Meminta Presiden sebagai panglima tertinggi untuk segera menuntaskan masalah keamanan dan meminta Presiden untuk memberikan jaminan sosial dan santunan duka  kepada para keluarga korban tragedi kemanusiaan oleh teroris di Poso.

Sementara itu ketua DPRD Kabupaten Poso Sesi KD Mapeda yang menerima langsung aspirasi tersebut berjanji akan menindak lanjuti dan meneruskan surat terbuka tersebut kepada Presiden RI Joko Widodo dan berharap dengan adanya surat tersebut penuntasan DPO Kelompok Ali Kalora di Poso segera selesai.

Sebelum membubarkan diri para perwakilan warga lore tersebut mengancam akan berangkat langsung ke Jakarta jika dalam waktu dekat, aspirasi yang mereka sampaikan tidak direspon atau tidak ada kejelasan.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan dokumentasi lampiran surat terbuka dari perwakilan warga Lore ke DPRD Poso yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Poso disaksikan para anggota dprd lainnya.

Video Editor: Agung

Penulis : Theo Reza





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:06
LUHUT BINSAR PANDJAITAN MINTA NTT PERSIAPKAN DIRI SEBAGAI LOKASI "SIDE EVENT" KTT G20 TAHUN 2022   WAPRES MA'RUF AMIN HARAP KONSUMEN INDONESIA PILIH PRODUK DALAM NEGERI DARI UMKM   MENPAN RB SERAHKAN KEBIJAKAN BEKERJA DARI RUMAH DAN KANTOR KE MASING-MASING KEMENTERIAN DAN LEMBAGA   KPK SEBUT BELUM MENERIMA LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA (LHKPN) KSAD JENDERAL ANDIKA PERKASA   PEMKOT TANGERANG PERPANJANG PPKM BERBASIS MIKRO HINGGA 28 JUNI 2021   LONJAKAN KASUS COVID-19, PBNU MINTA UMAT BERIBADAH DI RUMAH DAN HINDARI KERUMUNAN   KEMENKES PERCEPAT VAKSINASI COVID-19 UNTUK CEGAH PENAMBAHAN KASUS COVID-19 AKIBAT VIRUS KORONA VARIAN DELTA   SATGAS TEGASKAN BIAYA PENANGANAN KIPI AKIBAT VAKSIN COVID-19 DITANGGUNG PEMERINTAH   JUBIR SATGAS: PEMERINTAH BERUPAYAH MELAKSANAKAN PROGRAM VAKSINASI COVID-19 SECARA OPTIMAL   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: KORONA VARIAN DELTA BERBAHAYA, UTAMAKAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN   COVID-19 MELONJAK, JUBIR SATGAS: PERKETAT PROTOKOL KESEHATAN, KITA TIDAK TAHU DI MANA POTENSI PENULARAN   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO INGATKAN MASYARAKAT PERKETAT DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN   KASUS COVID-19 DI KOMPLEKS PARLEMEN MEREBAK, DPR BATASI KEHADIRAN RAPAT DAN TIADAKAN KUNJUNGAN KERJA   SATGAS COVID-19: PEMERINTAH PERCEPAT PROSES "WHOLE GENOME SEQUENCING" PENULARAN COVID-19