Kompas TV internasional kompas dunia

Jual Perangkat Oksigen dengan Harga Tinggi, Pengusaha Restoran di India Ditangkap

Senin, 17 Mei 2021 | 10:30 WIB
jual-perangkat-oksigen-dengan-harga-tinggi-pengusaha-restoran-di-india-ditangkap
Navnet Kalra, pengusaha restoran di India yang ditangkap setelah menjual peralatan oksigen dengan harga tinggi. (Sumber: Facebook Via NDTV)

DELHI, KOMPAS.TV - Seorang pengusaha restoran asal Delhi, India, Navnet Kalra ditangkap polisi setelah menjual perangkat oksigen dengan harga tinggi.

Kalra ditangkap oleh polisi dari sebuah rumah peternakan di Gurgaon.

Dikutip dari NDTV, Senin (17/5/2021), Kalra sudah menjadi buruan polisi setelah sekitar 500 oksigen konsentrator di temukan di tiga restoran miliknya.

Baca Juga: Pemerintah India Benarkan Ratusan Jasad yang Terdampar di Tepi Sungai Gangga adalah Korban Covid-19

Oksigen konsentrator merupakan peralatan medis yang bisa meningkatkan konsentrasi oksigen.

Permintaan akan alat tersebut tengah tinggi karena kurangnya pasokan oksigen di Delhi akibat wabah Covid-19.

Kalra dilaporkan telah mendekati pengadilan Delhi pekan lalu, dan mencari perlindungan dari penangkapan.

Baca Juga: Bangunan Tempat Duduk Sinagog Umat Yahudi di Tepi Barat Israel Runtuh, Dua Orang Tewas

Ia mengatakan dirinya siap untuk bergabung dalam investigasi.

Namun pengadilan kemudian mengatakan tuduhan kepadanya sangat serius dan interogasi penangkapan diperlukan.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Nobar Film Kadet 1947

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:24 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19