Kompas TV klik360 cerita indonesia

Merekam Video Polisi Israel, Warga Palestina Ditembak dan Dilempar Granat

Sabtu, 15 Mei 2021 | 14:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Seorang pria bernama Ibrahim Souri ditembak dan dilempar granat kejut setelah merekam video polisi Israel yang sedang berpatroli di wilayah permukiman Arab-Yahudi, Jaffa.

Dalam video berdurasi sekitar 1 menit itu, terlihat satuan unit khusus polisi Israel sedang berjalan untuk patroli.

Ibrahim lalu berinisiatif untuk merekam para polisi tersebut. Seorang polisi kemudian menegurnya dan tidak lama setelahnya, polisi tersebut lalu menembak dan melempar granat.

"Saya sedang di rumah, unit patroli khusus memasuki lingkungan. Mereka mulai melemparkan granat kejut ke balkon, di halaman, dan pada anak-anak di jalan. Mereka menciptakan kekacauan di lingkungan itu," ucap Ibrahim.

"Tentu saja saya pergi ke balkon, saya tidak meninggalkan rumah, itu berbahaya, dan kemudian saat merekam video, saya melihat dia membidik saya, saya bertanya kepadanya: Anda ingin menembak saya? dia mengatakan kepada saya ya. Saya bertanya kepadanya mengapa? Aku sedang merekam," lanjutnya.

"Jadi dia memutuskan untuk menembakku dan setelah menembak, dia melemparkan granat kejut ke rumah," tutup Ibrahim.

Video Editor: Vila Randhita

Penulis : Aryo bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:15
PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DI KOTA MALANG DENGAN JALUR RAPOR DITUTUP MALAM INI PUKUL 24.00 WIB   KEMENSOS BAKAL ANUGERAHKAN SATYA LENCANA KEBAKTIAN SOSIAL KEPADA MEREKA YANG DINILAI BERJASA DI BIDANG KEMANUSIAN   PER 31 DESEMBER 2020, GARUDA INDONESIA BELUM MEMBAYAR TUNJANGAN GAJI KARYAWAN RP 327,93 MILIAR   PEMKOT TANGSEL PERTIMBANGKAN LARANGAN RESEPSI PERNIKAHAN KARENA BANYAK KASUS KORONA KLASTER KELUARGA   PRESIDEN JOKOWI: JULI 2021, TARGET VAKSINASI COVID-19 1 JUTA ORANG PER HARI   PRESIDEN JOKOWI: BERHARAP DI BULAN INI, TARGET VAKSINASI COVID-19 700.000 ORANG PER HARI TERCAPAI   MANAJEMEN MCD INSTRUKSIKAN SELURUH GERAINYA LAKUKAN BUKA-TUTUP PEMESANAN GUNA CEGAH PENUMPUKAN PESANAN "BTS MEAL"   KERUMUNAN ANTREAN "BTS MEAL" DI 5 MCDONALD'S DIY DIBUBARKAN SATPOL PP   SATGAS COVID-19 KOTA KEDIRI TUTUP OPERASIONAL MCDONALD'S KEDIRI SELAMA 3 HARI AKIBAT KERUMUNAN ANTREAN "BTS MEAL"   SATPOL PP KOTA SEMARANG TUTUP 5 GERAI MAKANAN CEPAT SAJI MCDONALD'S AKIBAT KERUMUNAN ANTREAN "BTS MEAL"   KEMENTAN PERCEPAT PEMBANGUNAN EMBUNG GUNA ANTISIPASI KEKERINGAN DI MUSIM KEMARAU   KPK MENDUGA NURDIN ABDULLAH TERIMA SUAP RP 5,4 MILIAR DALAM KASUS DUGAN SUAP PERIZINAN DAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR   KPK PERIKSA 5 SAKSI GUNA DALAMI ALIRAN UANG KEPADA TERSANGKA GUBERNUR NONAKTIF SULSEL NURDIN ABDULLAH   IMPARSIAL: SEHARUSNYA MENPAN DAN RB DUKUNG LANGKAH KOMNAS HAM PANGGIL PIMPINAN KPK TERKAIT TWK